Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota mulai mengungkap kasus pembunuhan Delis Sulistina, 13, siswi SMPN 6 Kota Tasikmalaya yang ditemukan di dalam gorong-gorong sekolahnya, Senin (27/1) lalu.
"Dalam waktu dekat, kepolisian setempat akan menetapkan tersangka kasus pembunuhan setelah berhasil pengumpulan bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi serta kesesuaian sudah mengarah ke arah pelaku atau tersangka," kata Kepala Polres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto, Kamis (27/2).
Anom mengatakan kasus pembunuhan tersebut sampai sekarang ini belum bisa diungkap ke publik karena masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut dan berjanji dalam waktu dekat ini akan segera mengungkap secara lengkap termasuk menangkap pelakunya dan apakah motif yang dilakukannya tersebut.
"Hasil otopsi dari tim Forensik Polda Jawa Barat tersebut menjadi bukti otentik terutama dalam menetapkan pelaku atau tersangka. Namun, hasil otopsi tersebut sudah keluar tapi semua bukan untuk konsumsi warga karena nantinya akan dijadikan sebagai alat bukti di pengadilan negeri dan hasilnya itu ada kesesuaian dengan para saksi mengarah ke pelaku," ujarnya.
Baca juga: Aniaya Ibu, Jebolan The Voice Indonesia Ditangkap
Anom mengungkapkan kasus bermula saat warga Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, menemukan mayat yang berada di dalam gorong-gorong di gerbang sekolah SMPN 6 Kota Tasikmalaya, Senin (27/1) sore.
Mayat tersebut saat ditemukan warga masih memakai seragam lengkap mulai dari pakaian pramuka, berkerurung, sepatu, tas gendong berisikan identitas dan buku tulis.
"Tim Unit Identifikasi Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengevakuasi jenazah tersembunyi di dalam gorong-gorong setelah membongkar tembok beton saluran drainase. Masyarakat awalnya, mengeluhkan setiap hujan di depan rumah airnya selalu meluap ke jalan dan saat dicek menemukan ada orang di dalam yang menghambat saluran air tapi warga setempat hanya terlihat awalnya itu kerudungnya," paparnya. (OL-1)
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
SEORANG mahasiswa berinisial A (19) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya yang berlokasi di Jalan Padat Karya I, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Jumat (16/1/2026).
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana kekerasan pada tubuh korban.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan penemuan mayat pada Sabtu (3/1). Korban ditemukan dengan sejumlah luka bacok di bagian kepala.
UTANG aset kripto disebut sebagai motif utama pelaku pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon. Pelaku mengaku mengalami kerugian besar dalam perdagangan aset kripto hingga terlilit utang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved