Kamis 27 Februari 2020, 07:45 WIB

Aniaya Ibu, Jebolan The Voice Indonesia Ditangkap

Antara | Nusantara
Aniaya Ibu, Jebolan The Voice Indonesia Ditangkap

Dok MI
Ilustrasi

 

KEPOLISIAN Resor Kupang menangkap TH, 17, pelajar yang juga jebolan The Voice Indonesia karena menganiaya ibu kandungnya sendiri, AH.

"Kami sudah amankan pelaku penganiayaan. Kami juga sudah periksa tiga saksi dari kasus penganiayaan yang masuk dalam kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT itu," kata Humas Polres Kupang Aipda Randy Hidayat, Rabu (26/2).

Ia menambahkan kasus ini juga sudah ditindaklanjuti penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kupang.

Hasil pemeriksaan terhadap para saksi, diketahui kasus penganiayaan yang dilakukan pelaku terhadap ibu kandungnya bukan baru pertama kali, tetapi sudah berulang kali.

"Menurut keterangan para saksi, memang kejadian ini sudah sering dan dilakukan terus oleh pelaku terhadap ibu kandungnya," ujar dia.

Baca juga: Tindakan Polisi Gunduli Tersangka Kasus Susur Sungai Disesalkan

Dia menambahkan kasus KDRT itu ketahuan setelah video rekaman kasus penganiayaan itu menyebar di media sosial Facebook.

Kasus ini berawal dari pelaku yang hendak pergi ke Kota Kupang dan pelaku meminta korban menyiapkan bajunya yang hendak dipakai.

Namun, korban meminta kepada pelaku untuk bersabar karena dirinya sedang memasak. Tetapi pelaku tidak sabar sehingga terjadi pertengkaran antara pelaku dan korban.

Kemudian pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara memukul dengan genggaman tangan dan menendang korban di daerah kepala.

Adik pelaku yang melihat korban dianiaya lalu memanggil tetangga untuk melerai pertengkaran tersebut. Kemudian salah satu saksi merekam kejadian tersebut dan memviralkan lewat medsos Facebook. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Berhitung Matang sebelum Mengunci Kota

👤JI/DG/YH/MR/DW/PO/N-2 🕔Selasa 31 Maret 2020, 03:00 WIB
KENEKATAN Wali Kota Tegal, Jawa Tengah, Dedy Yon Supriyono melakukan karantina wilayah secara ketat berbuah...
ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Karantina 14 Hari bagi Pemudik

👤Tim/N-2 🕔Selasa 31 Maret 2020, 02:30 WIB
GELOMBANG kedatangan pemudik terbukti sulit dibendung. Sejumlah kepala daerah pun sigap menyiapkan karantina selama 14 hari bagi mereka...
MI/Pius Erlangga

Pakar: Penyemprotan Disinfektan Seharusnya Bukan ke Tubuh

👤Agus Utantoro 🕔Senin 30 Maret 2020, 23:55 WIB
Sebenarnya disinfentan tidak perlu disemprotkan ke tubuh manusia, tetapi ke benda-benda yang sering digunakan bersama, misalnya gagang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya