Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mulai tegas terhadap penggunaan plastik sekali pakai. Salah satu upaya mengurangi penggunaannya yakni dengan diterbitkannya Surat Edaran Bupati Cianjur bernomor: 660.01/DLH/2020 tentang Imbauan Pengurangan Plastik.
Pelaksana Tugas Bupati Cianjur, Herman Suherman, menegaskan sampah plastik menjadi persoalan kompleks lantaran hingga saat ini hampir semua kemasan makanan dan minuman menggunakan bahan dasar yang notabene sulit terurai itu.
Melihat kondisi itu, Herman memandang perlu ada payung hukum yang nantinya bisa menjadi gerakan moral untuk berkomitmen mengurangi sampah.
"Harus dimulai dari sekarang gerakan pengurangan sampah plastik ini. Perlu komitmen bersama untuk mengimplementasikannya," kata Herman, Minggu (26/1).
Surat Edaran Bupati Cianjur ini ditujukan kepada seluruh perangkat daerah, camat, desa dan kelurahan, TNI, Polri, lembaga-lembaga negara, instansi vertikal, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, lembaga masyarakat dan komunitas-komunitas peduli lingkungan.
Gerakan pengurangan sampah plastik bisa diawali saat melaksanakan rapat atau kegiatan lain baik di kalangan pemerintah, swasta maupun masyarakat.
"Kami imbau agar hidangan makanan atau minuman tidak lagi menggunakan wadah kemasan plastik," tuturnya.
Solusinya, lanjut Herman, bisa diganti dengan kemasan berbahan organik atau bahan yang mudah terurai seperti daun atau kertas. Sedangkan untuk sajian minuman, diimbau menyediakan cangkir sebagai tempat teh dan kopi yang tentunya mengedepankan produk lokal Cianjur.
"Ini berlaku bagi kegiatan yang dilaksanakan di kantor-kantor pemerintahan dan swasta maupun di gedung atau hotel," ungkapnya.
Pun bagi pedagang di kantin perkantoran maupun sekolah diimbau agar tidak menjual makanan berkemasaan plastik. Sedangkan bagi pusat-pusat perbelanjaan, disarankan menyediakan tas pakai ulang (reuseable bag) atau kemasan dengan bahan organik yang mudah terurai.
"Gerakan pengurangan sampah plastik ini tidak akan terwujud tanpa ada dukungan dari semua pihak. Makanya, kami mengajak semua masyarakat Cianjur untuk mendukung gerakan ini. Misalnya kalau mau berbelanja, lebih baik bawa tas sendiri yang bukan dari bahan plastik. Untuk minum, bisa membawa tumbler yang lebih praktis dan bisa diisi ulang air.
"Tanpa adanya kesadaran bersama, imbauan tanpa sanksi hanya akan menjadi imbauan saja," bebernya.
Baca juga: Pemprov DKI Targetkan Pengurangan 50% Sampah Plastik
Herman mengapresiasi hadirnya kalangan milenial di Cianjur yang memulai gerakan mengurangi sampah sulit terurai. Gerakannya dilakukan dengan menampung popok bekas yang dikreasikan menjadi pot bunga.
"Gerakan-gerakan seperti ini yang kita perlukan agar ke depan lingkungan terjaga dengan baik untuk anak, cucu serta generasi selanjutnya," tukasnya.
Volume sampah yang dibuang ke TPAS Pasirsembung di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, rata-rata mencapai kisaran 134-138 ton per hari. Volumenya bisa melonjak signifikan saat Ramadan dan Idul Fitri yang
bisa mencapai 240 ton per hari.
"Berdasarkan RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah), targetnya itu 10% sampah rumah tangga harus terangkut. Selama ini targetnya tercapai," kata Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, Sumarna.
Pemkab Cianjur terus mendorong masyarakat agar bisa memilah dan memilih sampah sebelum dibuang ke bak penampungan. DLH menaruh harapan besar proses pemilihan sampah dilakukan di setiap bank sampah atau di TPS 3R. Namun, di Kabupaten Cianjur, dari sekitar 60 bank sampah, yang terdata aktif banyak sekitar 6-10 titik.
"Yang biasa melakukan proses pemilahan sampah organik dan non-organik itu bank sampah dan TPS 3R," pungkasnya.(OL-5)
Gelombang pertama puncak arus mudik terjadi pada Sabtu (14/3) dan Minggu (15/3). Sedangkan gelombang kedua diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3) dan Kamis (19/3).
Transfer dana THR dari pemerintah pusat sudah masuk ke rekening kas umum daerah (RKUD).
Satlantas Polres Cianjur petakan titik macet Mudik 2026 di Cipeuyeum, Ciranjang, hingga Puncak. Simak daftar jalur alternatif via Jonggol di sini.
Polres Cianjur mengerahkan berbagai kendaraan untuk memobilisasi personel selama operasi berlangsung.
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
Mengusung kampanye #NyamanTanpaSampah, kegiatan ini sengaja dirancang untuk menyentuh hati generasi muda melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan.
TAWA riang anak-anak Panti Asuhan di salah satu kota, tiba-tiba memecah kesunyian sore itu, dan sedikit berbeda.
Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Advanced Energy Materials, para ilmuwan berhasil mengembangkan metode untuk mengubah sampah plastik menjadi asam asetat, bahan utama cuka.
Program inovatif BTN ubah sampah plastik jadi kredit cicilan rumah. Warga bisa meringankan beban dengan menukarkan limbah rumah tangga jadi tabungan.
Masaaki Okamoto menyebut pertumbuhan ekonomi, digitalisasi, serta urbanisasi yang pesat menjadi faktor utama meningkatnya produksi dan maraknya konsumsi plastik di dunia.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menargetkan pembiayaan pembangunan hingga 20.000 unit rumah rendah emisi pada tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved