Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Resor Klaten melalui tim Satuan Reserse Narkoba menangkap empat pengguna sabu dan pil koplo. Kasat Narkoba AK Heru Sanusi, mengungkapkan empat tersangka kasus narkoba yang ditangkap, yaitu AN, 40, EW, 38, TB, 24, dan KW, 24. Mereka adalah warga Klaten.
"Dari empat tersangka pengguna sabu dan pil koplo yang ditangkap, dua di antaranya AN dan EW adalah residivis dalam kasus yang sama," kata Heru Sanusi di Polres Klaten, Selasa (21/1).
Tersangka AN dan EW ditangkap pekan lalu di tempat berbeda. Dari tangan AN, warga Kemalang, petugas menyita 0,76 gram sabu. Dan dari tersangka EW, warga Tulung, sabu 0,19 gram. Kemudian, lanjut Kasat Narkoba, dalam penangkapan dua tersangka pengguna dan pengedar pil koplo, petugas berhasil menyita barang bukti 27 butir pil dari TB, dan 60 butir pil dari KW.
baca juga: Evakuasi Sejumlah Material Longsoran di Sijunjung Dilanjutkan
Kedua tersangka ditangkap di tempat berbeda. TB, warga Trucuk, dibekuk di warung angkringan Desa Karanganom, Klaten Utara, dan KW di angkringan Desa Krakitan, Bayat.
"Peredaran narkoba harus dicegah bersama. Untuk itu, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan. Kalau ada informasi (peredaran narkoba) laporkan akan langsung ditindaklanjuti," pungkasnya. (OL-3)
Bareskrim Polri bongkar jaringan narkoba di tempat hiburan WR Jakarta Selatan. Lima tersangka mulai dari bandar hingga pelayan diamankan beserta bukti ekstasi.
Individu yang terjebak dalam adiksi judi memerlukan terapi medis karena adanya kerusakan struktur otak yang serupa dengan penyalahgunaan narkoba.
Pakar FKUI Prof. Ari Fahrial Syam jelaskan bahaya tramadol jika disalahgunakan tanpa resep dokter. Simak gejala adiksi seperti tremor hingga gelisah di sini.
Wanita berinisial N ini ditangkap petugas gabungan karena memiliki laboratorium dan pabrik Narkoba jenis mephedrone di sebuah vila di Gianyar Bali.
Bea Cukai bersama BNN laboratorium narkotika tersembunyi (clandestine lab) di Kabupaten Gianyar, Bali.
Mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro diduga terima uang keamanan dari bandar narkoba Koko Erwin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved