Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA komoditas cabai merah besar dan keriting di pasar tradisional dan semimodern di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus merangkak naik. Kondisi tersebut kemungkinan dipicu kondisi cuaca yang menyebabkan kualitas dan kuantitas komoditas tersebut berkurang. Cabai merah besar misalnya, di Pasar Cisaat memasuki awal tahun ini di kisaran Rp28 ribu, namun sekarang naik jadi Rp29 ribu. Pun di Pasar Cibadak, hanya selang beberapa hari naik dari Rp35 ribu menjadi Rp44 ribu, di Pasar Parungkuda masih di kisaran Rp40 ribu, di Pasar Cicurug semula Rp36 ribu naik jadi Rp40 ribu, di Pasar Palabuhanratu di kisaran Rp40 ribu, di Pasar Sukaraja Rp25 ribu, dan di Pasar Surade turun dari Rp50 ribu menjadi Rp40 ribu. Dirata-ratakan harganya semula Rp36.286 naik jadi Rp36.857 per kg.
Sementara itu penaikan harga juga terjadi pada komoditas cabai merah keriting. Di Pasar Cisaat semula Rp30 ribu naik jadi Rp32 ribu, di Pasar Cibadak semula Rp35 ribu jadi Rp44 ribu, di Pasar Parungkuda semula Rp37 ribu jadi Rp45 ribu, di Pasar Cicurug dari Rp36 ribu jadi Rp40 ribu, di Pasar Palabuhanratu di kisaran Rp40 ribu, di Pasar Sukaraja semula Rp30 ribu jadi Rp38 ribu, di Pasar Surade Rp45 ribu, dan di Pasar Sagaranten melonjak drastis dari Rp25 ribu jadi Rp60 ribu. Dirata-ratakan harganya naik dari Rp34.750 menjadi Rp43 ribu per kg.
Kepala Dinas Perdagangan dan KUKM Kabupaten Sukabumi, Ardiana Trisnawiana, mengatakan penaikan harga sejumlah komoditas sayuran saat ini terjadi sejak mulai tingginya intensitas curah hujan. Penaikan yang cukup menonjol terjadi pada komoditas cabai merah serta bawang merah.
baca juga: Tim Gabungan masih Cari Korban yang Hilang
"Harga komoditas sayuran yang saat ini cukup menonjol terjadi pada cabai merah besar dan keriting. Kalau bawang merah sempat melonjak, tapi sekarang sudah mulai turun lagi," kata Ardiana, Jumat (3/1/2020).
Ardiana memperkirakan naiknya harga cabai merah dan komoditas sayuran lain lebih karena faktor cuaca. Artinya, selama musim hujan sejak sebulan lalu, pasokan secara bertahap mulai berkurang.
"Berfluktuasinya harga komoditas sayuran itu memang kadang tergantung cuaca. Kalau hujan seperti sekarang bisa jadi dari kuantitas produksi panen agak sedikit berkurang," tuturnya. (OL-3)
Kementan menyatakan terjaganya pasokan cabai berdampak pada harga cabai yang semakin terkendali.
MENJELANG perayaan Idul Fitri 1447 H, harga sejumlah bahan pokok naik di Pasar Gedhe Klaten.
DEWANÂ Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) memproyeksikan puncak kenaikan harga bahan pokok akan terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved