Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 200 jemaat Katolik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, tidak bisa merayakan Natal di rumah ibadah sementara atau pastoral yang mereka miliki.
Pasalnya, warga Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, tiba-tiba tidak memberikan persetujuan untuk ibadah. Dan itu dibenarkan Ketua Panitia Natal Jemaat Katolik Bulukumba, Antony Chusmond, saat dimintai konfirmasi, Selasa (24/12).
"Beberapa hari lalu, sebelum rangkaian ibadah Natal digelar, ada isu soal pembubaran paksa oleh sekelompok orang," aku Antony yang akhirnya memilih mengikuti misa Natal di Kota Makassar.
Meski demikian, ungkap Antony, Pemerintah Kabupaten Bulukumba, dalam hal ini Wakil Bupati Bulukumba Tommy Satria, sebenarnya sudah bergerak cepat, mengumpulkan berbagai pihak, termasuk panitia Natal jemaat Katolik di Ruang Rapat Wakil Bupati Bulukumba, Senin (23/12) kemarin.
Baca juga: Jelang Malam Natal, Polisi Sterilisisasi Gereja
"Hasil pertemuannya, Pemkab menyiapkan dua opsi tempat dengan alasan keamanan, yaitu Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba dan Gedung PKK Kabupaten Bulukumba untuk digunakan jemaat Katolik melakukan ibadah misa Natal," ungkap Antony.
Persoalannya lanjut Antony, panitia sebenarnya sudah mengantongi rekomendasi dari Bupati Bulukumba soal perayaan Natal bersama di Rumah Pastoral di Jalam Wahidin Sudirohusodo. Bahkan sudah didekorasi sedemikian rupa untuk menyambut Natal.
"Karena tidak mungkin dipindah secara mendadak, panitia akhirnya memutuskan tidak ada perayaan Natal bersama tahun ini," tegas Antony, sekaligus menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang memberi opsi pindah tempat ibadah.
Selain Antony, jemaat lain bernama Chris memilih misa Natal di kabupaten tetangga mereka seperti Bantaeng dan Sinjai. (OL-1)
Mencegah radikalisme dan intoleransi berarti menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
INDONESIA bukan bangsa kecil. Ia lahir dari semangat, darah, dan cita-cita luhur: memerdekakan manusia dari ketakutan, kebodohan, dan ketidakadilan.
FORUM Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) merekomendasikan perlunya langkah tegas negara melalui revisi regulasi hingga pembentukan UU Anti-Intoleransi.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan upaya mencegah intoleransi memerlukan sesuatu yang lebih kuat daripada peraturan pemerintah atau undang-undang. Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Kementerian Agama akan bergerak cepat dalam menangani berbagai kasus intoleransi yang masih terjadi di sejumlah daerah.
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyatakan menyiapkan dua pendekatan agar insiden perusakan rumah doa di Padang, Sumatra Barat tak terulang
Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) menggelar Perayaan Natal dan Kunci Taong 2026. Acara yang digelar di Gedung Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta.
Perayaan ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar Kawanua di perantauan untuk mempererat tali persaudaraan.
Mengangkat tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, perayaan tahun ini mengajak hadirin merefleksikan kehadiran Tuhan dalam kehidupan manusia, khususnya melalui keluarga.
Persatuan Wredatana Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menggelar perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Pendapa Pemerintah Kabupaten Klaten, Sabtu (10/1).
AWAL Oktober kemarin, saya berkesempatan hadir menjadi salah satu pembicara pada ajang the 4th PCINU Belanda’s Biennial International Conference di University of Groningen, Belanda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved