Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
BUS Sriwijaya dengan tujuan Bengkulu-Palembang mengalami kecelakaan dan terjun ke jurang di liku Lematang, Pagaralam, Sumatra Selatan, Selasa (24/12) sekitar pukul 00.30 WIB. Akibatnya 24 penumpang meninggal dunia dan 13 penumpang dirawat di RS Besemah Pagaralam.
Dari hasil olah TKP, polisi menjelaskan dugaan penyebab kecelakaan adalah rem blong. Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara melalui Kasat Lantas Iptu Rizky Mozam mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian.
"Dugaan sementara kecelakaan ini karena rem blong. Akibatnya bus tidak bisa dikendalikan dan terjun ke jurang di liku Lematang tersebut," kata dia, Selasa (24/12/2019).
Rizky menjelaskan, dalam kejadian tersebut bus Sriwijaya tujuan Bengkulu-Lampung mengalami kecelakaan tunggal.
"Sebelum jatuh ke jurang bus ini terlebih dahulu menabrak tembok penahan Liku Lematang dan jatuh ke bawah aliran Sungai Lematang dengan ketinggian kurang lebih 80 meter," ujarnya.
baca juga: Bus Jatuh ke Jurang, 24 Penumpang Tewas
Saat ini Polres Pagaralam terus melakukan upaya evakuasi korban bersama tim gabungan. Pasalnya masih ada korban yang terjebak di dalam badan bus.
"Saat evakuasi sedikit sulit, karena bus itu masuk ke jurang di aliran Sungai Lematang. Sebagian badan bus berada di aliran sungai, sehingga petugas evakuasi harus menyelam untuk bisa mengambil tubuh korban," tandasnya. (OL-3)
SEBUAH kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Flores, tepatnya di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
PT Transjakarta menyampaikan belasungkawa atas insiden kecelakaan di Jalan Margasatwa Raya, Jakarta Selatan.
Protes kaum Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem melawan undang-undang wajib militer berakhir tragis. Seorang remaja 18 tahun tewas setelah sebuah bus menabrak massa.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan akan memanggil pemilik bus Cahaya Trans B 7201 IV yang mengalami kecelakaan di exit Tol Krapyak, Semarang.
Perusahaan Otobus (PO) Cahaya Trans memutuskan menghentikan sementara seluruh operasional bus reguler antar kota antar provinsi mulai 26 Desember 2025.
"Ada satu meninggal dunia ketika dalam perawatan di RSUD Kalisari Batang yakni kernet bus bernama Sucipto (47), warga Ngromo RT 02 RW 08, Rejosari, Bancak, Kabupaten Semarang,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved