Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KARENA mengalokasikan dana dalam anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) yang dinilai responsif gender, tiga kepala desa diganjar penghargaan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Mereka ialah Kepala Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, dengan alokasi APBDes Rp295.535.000, Kepala Desa Swarga Bara, Kecamatan Sanggata Utara, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, dengan alokasi APBDes Rp470.000.000, dan Kepala Desa Kwade, Kecamatan Moraid, Kabupaten Tambraw, Provinsi Papua Barat, dengan alokasi APBDes sebesar Rp149.300.000.
“Mereka akan dibawa ke New York untuk hadir dalam Sidang PBB Maret 2020. Ini motivasi yang kami berikan dengan harapan 72 ribu kepala desa lainnya berlomba-lomba untuk memberikan perhatian kepada perempuan melalui penganggaran dari dana desa,” kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati atau lebih dikenal dengan Bintang Prayoga pada Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-91 di Semarang, Jawa Tengah, kemarin.
Ibu Wury Estu Handayani Ma’ruf Amin menghadiri PHI ke-91 yang mengangkat tema Perempuan berdaya, Indonesia maju. Menurut Menteri PPPA, empat kata itu mengandung sejuta makna. Walaupun zaman berubah, perempuan menjadi pejuang ekonomi, pendidikan, dan budaya.
Hal senada disampaikan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. Dia mengatakan perempuan sangat berperan dalam pemenuhan gizi anak, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan.
Kepala Desa Lambangsari, Tambun, Pipit Haryanti, menuturkan 45% dari total APBDes dianggarkan untuk pemberdayaan perempuan dengan program membuat kerajinan kain perca dari sisa bahan, seni lukis dompet, dan seni dari kawat yang dibuat menjadi cincin dan bros.
“Kami berharap perempuan bisa membuka usaha. Kami mendampingi mereka sejak merintis usaha hingga pemasaran di toko online,” ujar Pipit.
Ikrar
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat meluruskan bahwa 22 Desember memiliki makna bukan hanya sebagai Hari Ibu sebagaimana peringatan Mother’s Day di negara lain. Tanggal itu perlu diingat sebagai Hari Perempuan Indonesia.
Menurut Lestari yang akrab disapa Rerie, pada 22- 25 Desember 1928, dalam Kongres ke-1 Perempuan Indonesia di Yogyakarta, para perempuan Indonesia berikrar agar perempuan di Indonesia mampu mencapai cita-cita sederajat dengan kaum pria.
“Sudah ada kemajuan, tetapi belum sepenuhnya berhasil mencapai cita-cita yang dikumandangkan 91 tahun lalu. Karena itu, peringatan Hari Ibu ke-91 merupakan momentum untuk merenungkan peran perempuan dalam memperjuangkan posisi dan kedudukannya yang menggambarkan semangat nasionalisme Perempuan berdaya, Indonesia maju, sesuai tema Hari Ibu tahun ini,” ungkap Rerie. (Mts/X-3)
Gapki menggelar pertemuan 140 pemangku kepentingan di Palu untuk mendorong perlindungan pekerja perempuan dan penguatan prinsip kesetaraan gender di sektor sawit.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Anggia Ermarini mengungkapkan IMW 2026 merupakan bentuk nyata keberpihakan Fatayat NU terhadap penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Forum ini menyoroti kontribusi perempuan dalam mendorong resiliensi di komunitasnya, sekaligus memberikan wadah untuk berdiskusi menggaungkan suara perempuan.
Dampak psikologis pascabencana berpengaruh terhadap proses pemulihan sosial dan ekonomi, terutama di wilayah dengan kerentanan ekonomi tinggi seperti di Sumatra.
Memasuki 2009, ia memperluas fokus bisnis pada aksesoris gadget seperti powerbank serta menjalin kerja sama dengan berbagai brand teknologi untuk memperkuat jaringan distribusi.
Nilai sebuah perusahaan saat ini tidak lagi ditentukan terutama oleh aset fisik, melainkan oleh kekuatan aset tak berwujud, khususnya merek.
PHE ONWJ dianugerahi penghargaan dalam kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati melalui program OTAK JAWARA.
Sebanyak 32 kategori penghargaan telah disiapkan untuk memberikan apresiasi tertinggi kepada para nomine yang telah mewarnai dunia hiburan sepanjang tahun lalu.
Selain kapasitasnya sebagai pendakwah nasional, kreativitas Ustaz Abdul Somad dalam mengemas pesan agama menjadi poin utama penilaian.
Kabupaten Mimika meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) tahun 2026 untuk kategori Madya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved