Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA belasan rumah rusak dan puluhan pohon tumbang setelah angin puting beliung menerjang enam kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (7/12/2019). Terjangan angin juga merusak mobil opersional pemerintah dan mengakibatkan jaringan listrik padam. Musibah ini juga mengkibatkan seorang warga terluka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Korban atas nama Loso, warga Desa Grebegan RT 002 /RW 001, Kecamatan Kalitidu. Kelima kecamatan yang dilanda angin beliung bersamaan hujan deras pada Sabtu petang itu meliputi Bojonegoro, Balen, Kalitidu, Trucuk, Kanor, dan Ngasem. Terjangan angin beliung di Kecamatan Bojonegoro dan wilayah lain mengakibatkan puluhan pohon peneduh di seputaran kota tumbang. Bahkan, di Jalan Trunojoyo, sebuah mobil operasional milik PMI Cabang setempat mengalami kerusakkan setelah tertimpa pohon tumbang.
Dari data sementara di Kecamatan Bojonegoro tercatat sedikitnya 4 rumah juga mengalami kerusakan. Sementara di Kecamatan Ngasem, sebuah rumah milik Lasir, di Desa Bandungrejo mengalami rusak ringan akibat tersambar petir.
"Untuk di Kecamatan Trucuk masih dalam tahap pendataan," terang Kalaksa BPBD Bojonegoro, Umar Ghoni, Minggu (8/12/2019) siang.
Sementara di Desa Grebekan Kecamatan Kalitidu, kata Umar, tercatat sedikitnya 9 rumah rusak. Bahkan, Loso, salah satu warga setempat mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumahnya.
"Korban langsung dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan," tambahnya.
Sedangkan, pohon yang tumbang di sejumlah kawasan telah dibersihkan oleh tim reaksi cepat gabungan instansi terkait. BPBD hingga saat ini juga masih mendata dampak kerusakkan akibat terjangan angin beliung petang kemarin.
"Kami masih mendata kerusakkan akibat angin beliung," ujarnya.
baca juga: Realisasi Belanja Daerah Karawang Mencapai 73,44%
Warga juga masih melakukan kerja bersama untuk memperbaiki bangunan yang rusak akibat musibah tersebut. Terjangan angin juga memutuskan jaringan listrik mengakibatkan listrik padam. Apalagi setelah jaringan listrik di kawasan Gerdu Suto, Ledokkulon, Kota Bojonegoro yang terputus.
"Listrik masih padam sejak kemarin petang hingga saat ini," ungkap Rizal, warga setempat secara terpisah.(OL-3)
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 5–8 Maret 2026 didominasi hujan ringan hingga sedang.
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, tercatat sedikitnya 16 titik kejadian pohon tumbang dan dampak angin kencang
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved