Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA belasan rumah rusak dan puluhan pohon tumbang setelah angin puting beliung menerjang enam kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (7/12/2019). Terjangan angin juga merusak mobil opersional pemerintah dan mengakibatkan jaringan listrik padam. Musibah ini juga mengkibatkan seorang warga terluka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Korban atas nama Loso, warga Desa Grebegan RT 002 /RW 001, Kecamatan Kalitidu. Kelima kecamatan yang dilanda angin beliung bersamaan hujan deras pada Sabtu petang itu meliputi Bojonegoro, Balen, Kalitidu, Trucuk, Kanor, dan Ngasem. Terjangan angin beliung di Kecamatan Bojonegoro dan wilayah lain mengakibatkan puluhan pohon peneduh di seputaran kota tumbang. Bahkan, di Jalan Trunojoyo, sebuah mobil operasional milik PMI Cabang setempat mengalami kerusakkan setelah tertimpa pohon tumbang.
Dari data sementara di Kecamatan Bojonegoro tercatat sedikitnya 4 rumah juga mengalami kerusakan. Sementara di Kecamatan Ngasem, sebuah rumah milik Lasir, di Desa Bandungrejo mengalami rusak ringan akibat tersambar petir.
"Untuk di Kecamatan Trucuk masih dalam tahap pendataan," terang Kalaksa BPBD Bojonegoro, Umar Ghoni, Minggu (8/12/2019) siang.
Sementara di Desa Grebekan Kecamatan Kalitidu, kata Umar, tercatat sedikitnya 9 rumah rusak. Bahkan, Loso, salah satu warga setempat mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumahnya.
"Korban langsung dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan," tambahnya.
Sedangkan, pohon yang tumbang di sejumlah kawasan telah dibersihkan oleh tim reaksi cepat gabungan instansi terkait. BPBD hingga saat ini juga masih mendata dampak kerusakkan akibat terjangan angin beliung petang kemarin.
"Kami masih mendata kerusakkan akibat angin beliung," ujarnya.
baca juga: Realisasi Belanja Daerah Karawang Mencapai 73,44%
Warga juga masih melakukan kerja bersama untuk memperbaiki bangunan yang rusak akibat musibah tersebut. Terjangan angin juga memutuskan jaringan listrik mengakibatkan listrik padam. Apalagi setelah jaringan listrik di kawasan Gerdu Suto, Ledokkulon, Kota Bojonegoro yang terputus.
"Listrik masih padam sejak kemarin petang hingga saat ini," ungkap Rizal, warga setempat secara terpisah.(OL-3)
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Operator kapal tongkang dianjurkan waspada saat angin berkecepatan 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Kecepatan angin di wilayah Lampung umumnya berkisar antara 18-55 kilometer per jam, terutama di wilayah pesisir dan perairan seperti perairan Barat Lampung
Sirkulasi angin dari sistem tekanan rendah tersebut, menurutnya, masih cukup kuat untuk memicu hembusan angin kencang di wilayah NTB, meski tidak sebesar dampak Bibit Siklon Tropis 97S
Dalam peristiwa ini, terdapat dua orang tertimpa pohon tumbang saat melintas menggunakan sepeda motor. Korban mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved