Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Satpol PP Jawa Barat Haryadi Wargadibrata mengatakan pihaknya bisa terus bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia. Hal itu diungkapkan Haryadi pada acara penutupan Jambora, Kamis (28/11).
"Kami juga berharap jambore ini untuk mempererat dan meningkatkan kolaborasi antarsesama anggota," katanya.
Baca juga: Kucing-kucingan PKL dengan Satpol PP
Satuan Polisi Pamong Praja se-Jawa Barat menggelar Jambore di Dodik Belanegara Rindam III Siliwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Acara yang belangsung 26-28 November itu mengusung tema 'Kesiapan Satpol PP Jawa Barat dalam Mengamankan dan Menyukseskan Tahapan Pemilihan Kepala Daerah Serentak demi Terwujudnya Jabar Juara Lahir dan Batin'.
Haryadi Wargadibrata mengatakan, acara ini bekerjasama dengan Dodik Belanegara Rindam III Siliwangi. Sebanyak 270 peserta mendapat berbagai pengarahan untuk membentuk jiwa korsa, dan kecerdasan.
"Juga untuk kebersamaan dan keterampilan dalam pelaksanaan tugas di lapangan," katanya.
Dia menyebut, acara ini juga dilakukan untuk mengingatkan tugas dan fungsi Satpol PP sebagai penyelenggara pemerintahan di bidang ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.
"Apalagi ketika saat menghadapi pilkada serentak," katanya.
Pada moment itu, dia menegaskan anggotanya agar berkomitmen dalam mengamankan dan menegakkan aturan sehingga jalannya ajang demokrasi ini berlangsung lancar dan jujur.
Pada kesempatan itu juga digelar berbagai perlombaan seperti baris berbaris dan cerdas cermat. "Keluar sebagai juara umum Satpol PP Kota Sukabumi," katanya. (BY/A-3)
Lokasi terjadinya pungli itu berada di simpang Jalan Kunir dan Jalan Kemukus.
Fokus utama petugas adalah area persimpangan jalan dan lampu lalu lintas (traffic light) yang kerap menjadi pusat kerumunan para pencari sumbangan.
Satpol PP Kota Denpasar kembali menggelar aksi penertiban intensif terhadap gelandangan, pengemis (gepeng), pengamen, hingga badut yang kerap beroperasi di persimpangan jalan.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta memastikan tidak ada penyelenggaraan perayaan Tahun Baru 2026 yang menampilkan kembang api, baik oleh instansi pemerintah maupun swasta.
Jika masih ada pihak swasta yang tak mengindahkan larangan tersebut, Satpol PP akan langsung meminta pelaksanaan peluncuran kembang api disetop.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta menertibkan 16 reklame yang dinilai membahayakan keselamatan warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved