Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEHEBOHAN yang terjadi di Medan terhadap adanya temuan sejumlah bangkai babi yang hanyut di sungai yang melintasi kota itu mendapat perhatian Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi.
Edy mengatakan, sebenarnya bangkai babi yang hanyut di sungai sudah dia temukan pada beberapa kesempatan. Dengan kata lain, itu bukan pertama kalinya terjadi di Medan.
"Bukan baru satu kali ini bangkai babi itu lewat. Saat saya masuk ke sungai Babura, itu juga sudah ada bangkai babi lewat," ujarnya di Medan, Selasa (5/10).
Bukan itu saja. Saat mendatangi sungai yang melintasi daerah pinggiran Medan, seperti Delitua, Edy pun pernah melihatnya langsung. Termasuk bangkai beberapa jenis hewan seperti ayam, bahkan kambing.
Ia yakin bangkai tersebut hanyut di sungai karena sengaja dibuang dengan berbagai alasan, termasuk bangkai babi. Apakah karena terkena penyakit atau alasan lainnya.
Baca juga: Ekonomi Melambat, Gubernur akan Gantikan Peran Sawit dan Karet
Tindakan tersebut sangat disesalkannya dan bukan tindakan yang terpuji karena akan ikut mencemari sungai. Terlebih saat ini ia sedang menggalakkan upaya pembersihan sungai dan daerah aliran sungai (DAS).
"Ini yang kita imbau, jangan pernah ada lagi masyarakat yang membuang sampah ke sungai, apalagi bangkai hewan," tegasnya.
Bila ini masih terus berlanjut, tidak tertutup kemungkinan ia akan mengeluarkan kebijakan khusus untuk menindak mereka yang kedapatan membuang sampah ke sungai, termasuk bangkai hewan.
Dua hari ini warga Medan dihebohkan dengan penemuan sejumlah bangkai babi. Informasi yang dihimpun di lapangan, bangkai babi setidaknya ditemukan di empat lokasi. Yakni Sungai Babura, Sungai Bederah, obyek wisata Danau Siombak dan TPA Terjun. Sejumlah warga yang bermukim di Sungai Bederah bahkan mengaku sudah melihat ratusan bangkai babi hanyut di sungai tersebut.
Camat Medan, Marelan M Yunus, membenarkan hal itu. Pihaknya pun memantau ada ratusan bangkai babi hanyut di Sungai Bederah. Dia sudah membentuk tim untuk mengintai siapa pelakunya dan dan akan segera melaporkannya ke polisi bagi pelaku yang kedapatan. (OL-1)
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
KEMENTERIAN Kehutanan memanfaatkan kayu gelondongan yang hanyut akibat bencana hidrometeorologi untuk penyediaan hunian sementara atau huntara bagi warga terdampak di Aceh Utara dan sumut
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
Sejumlah provinsi telah mengirimkan relawan kemanusiaan, di antaranya Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.Â
Peluncuran rumah contoh menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung wujud hunian yang ditawarkan.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Pelaku disebut sering melihat ibunya melakukan kekerasan verbal dan fisik terhadap kakaknya, dirinya sendiri, hingga ayahnya.
Cuaca ini disebabkan Bibit Siklon Tropis Bakung di Samudra Hindia barat daya Lampung; Bibit Siklon 93S di Samudra Hindia selatan Jawa Timur; dan Bibit Siklon 95S
Kota Langsa merupakan penyumbang transaksi terbesar bagi Pasar Induk Lau Cih.
Endipat juga mengkritik pihak-pihak yang hanya sekali datang ke lokasi bencana namun mengklaim paling bekerja. Menurutnya, pemerintah sudah bergerak sejak hari pertama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved