Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM gabungan terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polres Tasikmalaya Kota dan TNI serta para relawan siap menghadapi musim penghujan di bulan November hingga Februari. Persiapan menanggulangi bencana, telah dipersiapkan mulai dari peralatan guna mempercepat evakuasi di titik lokasi bencana.
Kapolres Tasikmalaya Kota, Ajun Komisaris Besar Anom Karibianto mengatakan, semua kelengkapan dan persiapan sudah dilakukan untuk mengantisipasi bencana longsor, banjir dan pergerakan tanah yang selama ini telah ada beberapa wilayah di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya.
Adapun titik rawan longsor seperti Kecamatan Kadipaten, Sukaresik, Sukaratu, Ciawi, Kawalu, Tamansari dan Cineam menjadi perhatian.
"Untuk peralatan yang sudah disiapkan mulai dari senso, perahu karet, alat pemotong baja, gurinda, alat penyelaman dan tangga sudah lengkap. Sedangkan, peralatan berupa mobil watercanon dan Taktis Rescue selama ini baru ada di Polresta. Tentunya kebutuhan bisa digunakan juga oleh wilayah lainnya di Ciamis, Garut, Banjar, Kabupaten Tasikmalaya dan Pangandaran," ujarnya, Jumat (1/11).
Anom mengungkapkan hingga saat ini masih dilakukan pengiriman air bersih bagi warga yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan.
"Sampai sekarang masih banyak wilayah di Kabupaten Tasikmalaya dilanda kekeringan. Kawasan pegunungan dan perbukitan ini juga rentan terjadi longsor dan pergerakan tanah," tambah Anom Karibianto
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan mengatakan, bencana longsor, banjir dan pergerakan tanah sering terjadi di beberapa Kecamatan mulai Cikajang, Banjarwangi, Singajaya, Peundeuy, Bungbulang, Cisompet, Cibalong, Talegong, Pameungpeuk, Cikelet, Mekarmukti, Caringin, Cisewu, Pakenjeng, Cihurip dan Pamulihan.
baca juga: Hari Ketujuh Operasi Zebra masih Banyak Kendaraan Terjaring
"Saat ini distribusi air untuk masyarakat terdampak kekeringan di Garut masih dilakukan. Selain itu petugas tetap mengantisipasi bencana longsor, banjir, pergerakan tanah, pohon tumbang dan angin puting beliung," terang Tubagus Agus. (OL-3)
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
SELAMA lima tahun terakhir, 2019-2023, terjadi bencana hidrometeorologi sebanyak 18.081 kejadian, sebanyak 25% di antaranya merupakan peristiwa bencana angin puting beliung.
Salah satu upaya mencegah dampak bencana ialah membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana).
Direktur Pusat Krisis Kementerian Kesehatan, Dr Sumarjaya menyampaikan Indonesia mempunyai pengalaman berharga dalam menyiapkan tenaga kesehatan cadangan saat menghadapi Covid-19.
SLG memberikan informasi mengenai potensi bahaya gempa bumi dan tsunami di daerah pelaksanaan. BMKG juga membantu pemerintah daerah setempat dengan memberikan Peta Bahaya Tsunami di lokasi.
Terjadi 1.277 kejadian kebakaran di Jakarta sejak Januari hingga Agustus 2023 atau 5 kebakaran di Jakarta setiap harinya.
Berdasar prakiraan BMKG, empat daerah di Sumsel bakal alami hari tanpa hujan (HTH) cukup lama mulai 21 hari hingga 60 hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved