Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Juanda mengimbau pada masyarakat agar mewaspadai adanya cuaca ekstrim. Apalagi saat ini wilayah Jatim pada masa peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan (pancaroba) yaitu pada Oktober hingga November.
Plt Kepala Stasiun BMKG, Rofiq Isa Mansur di Surabaya, Selasa (22/10) mengatakan, cuaca ekstrem bisa berupa hujan es, hujan lebat secara tiba-tiba, angin kencang sesaat yang berskala dari awan cumulonimbus (CB), baik itu puting beliung ataupun downburst serta adanya peningkatan intensitas sambaran petir yang berasal dari awan CB.
"Hujan yang terjadi pada saat pancaroba bersifat sporadis atau tidak merata. Dan terjadi secara tiba-tiba dengan intensitas yang lebat, sehingga harap diwaspadai timbulnya genangan air," katanya.
Dikatakan, intensitas angin kencang sesaat yang bersifat merusak akan meningkat pada masa transisi/pancaroba. Namun, tidak semua angin kencang yang merusak tersebut adalah puting beliung.
"Dalam istilah meteorologi angin kencang atau hempasan udara dingin yang berasal dari awan CB disebut dengan downburst. Downburst sama berbahayanya dengan putting beliung," katanya.
baca juga: Karawang Alokasikan 15% Anggaran Untuk Beasiswa Santri
Untuk itu diharapkan masyarakat agar selalu waspada terhadap berbagai cuaca ekstrim di masa pancaroba.
"Jangan lupa juga selalu menjaga kesehatan akibat pengaruh perubahan cuaca," tambahnya.(OL-3)
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Anak-anak hingga dewasa rentan menderita sakit lantaran pada musim pancaroba terjadi perubahan cuaca yang terlalu ekstrem.
WILAYAH Indonesia saat ini memasuki pancaroba atau pola peralihan dari musim hujan ke fase awal musim kemarau. Sehingga jangan heran jika hujan masih mengguyur sejumlah daerah.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi peralihan musim hujan ke musim kemarau.
Untuk menghindari risiko penyakit pernapasan karena polusi, sebelum keluar rumah masyarakat bisa mengecek kualitas udara dari sosial media atau aplikasi terkait.
BMKG menyatakan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia saat ini sedang memasuki masa pancaroba, yaitu transisi dari musim hujan menuju musim kemarau
Melindungi Si Kecil dari paparan penyakit dapat dilakukan dengan menggunakan masker di sekolah, tempat umum, dan tempat ramai lainnya (untuk anak berusia lebih dari 2 tahun).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved