Selasa 22 Oktober 2019, 17:02 WIB

Karawang Alokasikan 15% Anggaran Untuk Beasiswa Santri

Cikwan Suwandi | Nusantara
Karawang Alokasikan 15% Anggaran Untuk Beasiswa Santri

MI/Kristiadi
Pekmab Karawang mengalokasikan anggaran untuk beasiswa santri sebesar 15%-20% dari total anggaran Rp31 miliar.

 

BUPATI Karawang, Cellica Nurrachadiana akan mengalokasikan anggaran beasiswa khusus santri sebesar 15% hingga 20% dari anggaran beasiswa Pemkab Karawang sebesar Rp31 miliar. Hal tersebut diungkapkan Cellica dihadapan ratusan santri yang hadir dalam peringatan Hari Santri Nasional di Plaza Pemkab Karawang.

"Tetapi ingat beasiswa ini untuk santri-santri yang asli dan lahir di Karawang," ungkap Cellica kepada Media Indonesia, Selasa (22/10).

Menurutnya pemberian beasiswa itu dilakukan untuk membantu dan meningkatkan  kualitas pendidikan para santri. Santri merupakan bagian terpenting dalam pembangunan bangsa Indonesia sebagai negara yang memiliki nilai kultur terbaik di dunia.

Sementara itu Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Karawang Sopian menyambut baik rencana bemberian beasiswa bagi santri tersebut. Ia pun berharap Karawang menjadi kota santri yang aman dan nyaman.

Sopian menjelaskan dalam dukungan Karawang sebagai kota santri, pihaknya juga telah meluncurkan di setiap kecamatan ada kampung santri.

"Bahkan Bupati (Karawang) sendiri menghadiri peresmian kampung santri di Kecamatan Cilebar beberapa waktu lalu," kata Sopian.

baca juga: 51 Suporter PSIM Diamankan Pasca Derby Mataram

Di Karawang sendiri, kata Sopian, terdapat 509 pesantren yang telah diverifikasi dari jumlah seluruhnya sekitar 900 pesantren. Verifikasi dilakukan untuk memastikan pondok betul-betul memenuhi standar dan ketentuan yang ditetapkan.

"Dan total santri di Karawang mencapai 30 riby orang," katanya. (OL-3)

 

Baca Juga

MI/Agus Utantoro

Ibadah Haji Dibatalkan, Sultan Minta Masyarakat Jogja Maklum

👤Ardi Teristi 🕔Selasa 02 Juni 2020, 18:35 WIB
Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jamaah haji ibadah haji 1441H/2020M. Gubernur DIY, Sri Sultan HB X meminta masyarakat di DIY...
MI/Depi Gunawan

New Normal: Pariwisata di Jawa Barat Belum Siap Dibuka untuk Umum

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 02 Juni 2020, 18:00 WIB
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat belum membuka operasional tempat wisata, meski ada 15 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new...
MI/Hijrah Ibrahim

Mahalnya Biaya Rapid Test Diprotes Sopir Lintas Halmahera

👤Hijrah Ibrahim 🕔Selasa 02 Juni 2020, 17:50 WIB
ASOSIASI Sopir Lintas Halmahera (ASLIH) Maluku Utara, memprotes biaya rapid tes sebesar Rp600 ribu-Rp800 ribu untuk sopir dan kernet....

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya