Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Terminal BBM Boyolali berhasil memberdayakan para penyandang disabilitas untuk trampil berkarya batik tulis yang laku di pasar.
Dengan pelatihan yang diberikan, belasan penyandang difabel yang diwadahi dalam workshop Sriekandi (Sanggar Inspirasi Karya Inovasi) Patra di Dukuh Penjalinan, Desa Tawangsari, kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali mampu membuat batik tulis beromset Rp50 juta.
Bahkan dari beberapa motif batik, ada yang sudah berhasil dipatenkan hingga punya HAKI, dengan nama Lembu Patra.
"Hak paten ini disesuaikan dengan keberadaanya yang ada di kabupaten Boyolali yang menjadi wilayah penghasil sapi (perah dan pedaging)," ujar salah seorang pembina saat peresmian Workshop Sriekandi Patra di Desa Tawangsari, Jumat (18/10).
Baca juga: Jelang 20 Oktober, Warga Bikin Mural Presiden dari Masa ke Masa
General Manager MOR IV IIn Febrian, dalam sambutannya, mengatakan Sriekandi Patra merupakan nama kelompok Difablepreneur yang telah dirintis CSR TBBM Boyolali sejak April 2018 di Desa Tawangsari, Boyolali.
Tim CSR TBBM Boyolali memilih kaum difabel di Desa Tawangsari yang berjumlah cukup banyak hingga 29 orang.
Mereka yang tadinya hanya disembunyikan keluarganya dari dunia luar, kemudian dibimbing dan diberdayakan, untuk direhabilitasi sekaligus diberikan pelatihan. Ternyata upaya yang dilakukan sejak 2015, mulai berbuah sejak 2018.
Dibantu beberapa warga desa lainnya, tim CSR membukakan jalan bagi para difabel untuk berkarya melalui batik tulis. Seorang penyandang disabilitas bernama Yuli Lestari, difasilitasi menjadi peserta kelas keterampilan batik di PR Yakkum Yogyakarta.
Dari awal kebisaan seorang Yuni inilah kemudian berhasil mengajak para difabel lainnya untuk berkarya dan mengembangkan motif-motif batik tulis khas Sriekandi Patra.
"Bahkan [ada 2018, kelompok ini mampu mencatatkan omset hingga Rp50 juta dalam setahun," tegas Iin.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Tosadar Armunanto yang mewakili Gubernur Ganjar Pranowo menyatakan apresiasinya terhadap Pertamina TBM Boyolali yang mampu memberdayakan kalangan disabilitas di Boyolali.
Darmawangsa, seorang penyandang difabel yang menjadi koordinator di Workshop Sriekandi Patra, mengaku dia bersama teman temannya terus mengalami berbagai kemajuan, sejak mendapatkan pembinaan dari Pertamina TBM Boyolali.
Ada banyak motif batik berhasil dikerjakan, baik corak Solo, Yogjakarta dan daerah derah lain yang terkenal dengan karya batiknya.
Di dalam gedung workshop yang dilengkapi peralatan penunjang kegiatan membatik dan fasilitas, para anggota Sriekandi Patra bekerja dengan tekun.Ada ruang pamer yang dipergunakan untuk mempromosikan karya batik tulis mereka.
Ada pun cara pemasaran, selain dengan online juga offline. Ada yang ditawarkan Rp400 ribu-Rp 500 ribu. Dan yang paling mahal adalah batik tulis jenis prodo dengan harga Rp1 juta.
Pemkab Boyolali menjanjikan akan membantu memasarkan dengan cara memasukan ke ruang pamer Indrokilo.
"Kami akan beri kemudahan untuk memasukkan produk batik tulis teman teman difabel dari Workshop Sriekandi Patra ke ruang pamer Indrokilo," tegas Sekda Boyolali Masruri. (OL-2)
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
Kisah Grisna Anggadwita menunjukkan bagaimana pemberdayaan dan pendekatan manusiawi membuka peluang ekonomi inklusif.
Sejumlah pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tanah air harus dituntaskan.
Kegiatan ini lahir sebagai respons atas masih adanya kesenjangan antara potensi penyandang disabilitas dengan realitas praktik rekrutmen di dunia kerja.
Upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas membutuhkan kolaborasi nyata antara negara dan masyarakat sipil.
Arifah menekankan pentingnya mendorong kemandirian, serta pembangunan masa depan yang layak bagi anak penyandang disabilitas.
Cuaca ekstrem berpotensi merata di seluruh daerah di Jawa Tengah sehingga warga diminta untuk waspada terhadap dampak yang ditimbulkan.
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
CUACA ekstrem masih terjadi puluhan daerah di Jawa Tengah Sabtu (24/1) mengakibatkan bencana hidrometeorologi.
Cuaca ekstrem kembali merata berpotensi di 33 daerah di Jawa Tengah Jumat (23/1), selain masih ada air laut pasang (rob), gelombang tinggi.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
BENCANA angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Rabu (21/1/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan kerusakan parah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved