Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPRIHATINAN kembali melanda dunia kedokteran Indonesia. Tewasnya rekan sejawat dokter dalam kerusuhan di Wamena, Papua, meninggalkan kesedihan yang mendalam.
Situasi tersebut menyebabkan masyarakat setempat melakukan eksodus dari Wamena, bahkan sampai keluar dari tanah Papua. Peristiwa yang menimpa rekan sejawat tersebut telah menjatuhkan mental para dokter untuk bertahan di Wamena.
Hal ini sangat merugikan masyarakat, ditambah lagi jumlah dokter dan tenaga kesehatan lainnya di Kabupaten Jayawijaya masih sangat sedikit. Namun demikian, eksodus tidak terjadi di wilayah Papua lain yang kondisinya dinyatakan aman.
Terkait hal tersebut, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Dr dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH MMB, beserta jajaran, Kamis (3/10), melakukan teleconference dengan beberapa dokter alumni FKUI yang bekerja di Papua untuk mendengar secara langsung situasi yang dihadapi saat ini di wilayah tempat mereka bekerja.
Baca juga: Infrastruktur Darat belum Memadai, Bandara Kertajati masih Sepi
FKUI hadir untuk memberikan komitmen serta dukungan kepada para dokter alumni FKUI untuk tetap bertahan di tanah Papua dan melakukan pelayanan kesehatan untuk masyarakat setempat. Saat ini, tercatat tidak kurang dari 30 dokter alumni FKUI tengah bertugas di wilayah Papua.
"Saya sangat menyesalkan dan mengutuk peristiwa pembunuhan terhadap dokter yang telah lama mengabdi di Papua. Untuk para dokter teman sejawat, mudah-mudahan kekerasan kepada rekan sejawat kita tidak melemahkan semangat kita untuk mau memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Wamena dan sekitarnya," ujar Ari Fahrial.
Gugurnya sejawat dokter di Wamena, tidak menurunkan komitmen FKUI untuk terus membantu masyarakat Papua.
FKUI akan terus mengirimkan staf pengajar terbaiknya untuk membantu dan mengajarkan putra-putri Papua menjadi dokter melalui program pengampuan di Fakultas Kedokteran Universitas Papua. Para staf pengajar FKUI juga tetap bersemangat untuk berangkat ke Sorong hingga saat ini. (RO/OL-1)
Kombinasi kunjungan kampus dan industri ini bertujuan agar siswa memiliki bekal etika dasar saat nantinya aktif berorganisasi maupun memasuki dunia kerja.
UI menyerahkan beasiswa 1,4 miliar rupiah bagi 159 mahasiswa. Dana ini bersumber dari pengelolaan Dana Abado yang didukung oleh Dato' Low Tuck Kwong dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC)
Founder sekaligus Pemimpin Umum Suratkabar Kampus UI Salemba, Antony Z Abidin, menekankan pentingnya warisan nilai profesionalisme dan etika jurnalistik.
Universitas Indonesia menggandeng Bank Sampah Alamanda Sejahtera dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang menyasar anak-anak sekolah dasar di Kota Bekasi.
FEB UI melaksanakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa edukasi pengelolaan sampah organik dan anorganik bagi ibu rumah tangga.
Universitas Indonesia bersama Universitas Sumatera Utara memberikan layanan kesehatan dan pendampingan psikososial bagi penyintas banjir bandang di Sumatra Utara
PADA Senin, 2 Februari 2026, dibentuk Forum Organisasi Profesi Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (FOPKKI) sebagai forum koordinasi dan komunikasi nasional.
Presiden Prabowo menjajaki kerja sama STEM dan kedokteran dengan 24 universitas terkemuka Inggris demi memperkuat pendidikan tinggi dan tenaga medis RI.
Program ini memungkinkan para mahasiswa untuk memperoleh pengalaman klinis melalui kegiatan kepaniteraan atau observership di berbagai rumah sakit luar negeri.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan, pemerintah bakal merealisasikan pembukaan kampus-kampus kedokteran di berbagai daerah sebagai langkah konkret menjawab kebutuhan nasional.
Kemdiktisaintek mendukung upaya Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) dalam memperbaiki tata kelola dan sistem perguruan tinggi di bidang pendidikan kedokteran.
Magnetic Resonance Imaging (MRI) sudah lama menjadi standar emas di dunia medis modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved