Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI sudah diresmikan Presiden Joko Widodo sejak 24 Mei lalu, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati masih cenderung sepi, bahkan jumlah penerbangan ke BIJB terus menurun dan sering mengalami beberapa kali pembatalan.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala AirNav Unit Kertajati Muksin, sepinya penerbangan di Bandara Kertajati disebabkan karena belum optimalnya infrastruktur darat yang tersedia.
Saat ini, untuk menuju Bandara Kertajati dari Bandung, masyarakat harus melakukan perjalanan selama kurang lebih 2 jam dengan jarak mencapai 165 Km
"Kertajati sepi mungkin karena infrastruktur darat yang masih dianggap kurang memadai," kata Muksin di Bandara Kertajati, Jawa Barat, Kamis (3/10).
Muksin menyebut, sejak Juli 2019 hingga Oktober 2019 penerbangan di Kertajati terus mengalami penurunan, dari 28 take off landing, menjadi 22 take off landing.
Baca juga : Emil Dedikasikan Bandara Kertajati Jadi Bandara BJ Habibie
Dirinya mengungkapkan, beberapa penerbangan yang dibatalkan disebabkan oleh berkurangnya demand penumpang yang berangkat dari Kertajati. Akibatnya, beberapa penerbangan melakukan pembatalan setelah beberapa kali beroperasi.
"Di sini awalnya tuh 28 penerbangan take off landing per hari. Maskapainya itu Citilink, Loin, Transnusa, Garuda. Sekarang ini yang ada yang eksis hanya Lion Air dan Air Asia," tuturnya.
Namun, Muksin optimistis Bandara Kertajati akan menjadi pilihan penumpang untuk terbang setelah Tol Cisumdawu beroperasi pada 2020 mendatang.
"Jadi kita harapkan nantinya saat Tol Cisadawu rampung, penumpang yang dari Bandung bisa beralih ke sini, karena jarknya hanya 40 menit," ujarnya.
Air Traffic Controller AirNav Unit Kertajati Alfonsus Samosir menambahkan, saat ini pihaknya sendiri telah memiliki sistem navigasi yang memadai untuk mendukung penerbangan semua jenis pesawat.
"Kita sebenarnya sudah siap penerbangannya. Sudah siap untuk seluruh jenis pesawat yang basic PBN. Kita juga sedang merampungkan sistem navigasi instrumen landing system (ILS) dan DVOR (Doppler VHF Omni-directional Range)," tandasnya. (OL-7)
Mereka memiliki komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan.
Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi beri pengecualian larangan motor bagi siswa di pelosok. Aturan resmi berlaku tahun ajaran 2026/2027 dengan syarat ketat. Cek rinciannya.
Apabila surat tersebut tidak ditanggapi dalam 21 hari kerja, maka pihaknya akan melanjutkan upaya hukum melalui gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan skema kompensasi bagi pengemudi angkutan lokal sebagai langkah untuk mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik
Seorang ibu di Subang, Jawa Barat kini harus berhadapan dengan hukum setelah menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved