Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Desa Latonliwo Satu, Kecamatan Tanjung Bunga, Flores Timur, NTT memanfaatkan dana desa untuk pelayanan kesehatan dan sanitasi melalui program sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).
Kepala Desa Latonliwo Satu, Gaspar Bali Belaja saat ditemui Rabu (2/10), mengakui sangat terbantu dengan adanya dana desa karena masyarakat desanya saat ini mulai membiasakan hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan. Sejumlah upaya dilakukan mulai dari berbagai kegiatan formal hingga peningkatan sarana kesehatan yang menggunakan dana desa.
"Sejak 2016 hingga 2019 ini, sebagai kepala desa, saya mengalokasikan sebagaian dana desa untuk kebutuhan pelayanan kesehatan di desa ini. Saya melihat selama ini banyak warga yang belum peduli tentang kesehatan dan kebersihan lingkungan. Sehingga dengan adanya program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), dan desa kami ditunjuk sebagai salah satu model. Saya mulai fokus bagaiamana meningkatakn pola hidup sehat di desa kami yang dimulai dari kehidupan keluarga masing-masing," kata Gaspar.
Melalui program STBM ini, setiap warga dilatih untuk hidup sehat mulai dari kebesihan MCK di setiap rumah, kebersihan lingkungan dan pola makanan bergizi. Alokasi dana untuk STBM sebesar Rp23 juta.
Selain program STBM, masyarakat juga dilatih membiasakan diri untuk tidak membuang sampah sembarangan. Caranya dengan membangun 10 bak sampah dengan total biaya Rp49 juta. Rinciannya 6 bak sampah untuk enam RT, dan 4 bak sampah di tempat-tempat umum.
baca juga: TMMD Jadi Kekuatan Memajukan Desa
"Kami juga mengalokasikan dana sebesar Rp19 juta untuk program pencegahan stunting melalui pemberian makanan bergizi dan vitamin. Dari 113 kepala keluarga (KK) atau 527 jiwa, ada 4 bayi/balita yang mengalami stunting sehingga kami terus memberikan pelayanan dan mulai ada peningkatan gizi. Selain itu kami juga mengalokasi dana desa untuk pemeliharaan sumber air bersih termasuk membangun pagar keliling mata air dengan anggaran Rp19 juta," pungkas Gaspar. (OL-3)
ANGGOTA Komite 1 DPD dari Dapil Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Hidayattollah atau yang akrab disapa Dayat El mengatakan pengelolaan dan pengawasan dana desa harus dikuatkan.
KPK mendalami dugaan pemerasan dalam rekrutmen perangkat desa di Pati, termasuk perencanaan anggaran dan dugaan mahar jabatan. Empat tersangka ditetapkan.
EKONOM Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menilai keputusan memotong alokasi dana desa untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mencederai rasa keadilan masyarakat desa
KPK mengungkapkan, dugaan pemerasan ini berkaitan dengan rencana pengisian 600 lebih formasi perangkat desa yang tersebar di 21 kecamatan.
Ketua Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) Universitas Gadjah Mada, Arie Sujito mengingatkan pentingnya menjaga otonomi desa yang merupakan buah dari reformasi.
Program pembangunan pedesaan di Jawa Tengah pada 2026 dipastikan terganggu lantaran dana desa yang bakal diterima anjlok dari Rp1 miliar per desa menjadi Rp300 juta-Rp400 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved