Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mengantisipasi meningkatnya permintaan beras saat puncak kemarau, Perum Bulog Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur akan menambah seribu ton beras pada bulan depan sebagai stok cadangan. Selain itu ada pula 100 ton beras cadangan untuk darurat bencana kekeringan. Kasubdivre Perum Bulog Larantuka, Piter De Haan saat dikonfirmasi Jumat (27/9), mengatakan stok beras hingga saat ini masih aman hingga dua bulan ke depan.
"Selama kemarau ini stok beras masih stabil karena pengisian stok beras dari luar. Untuk mengantisipasi kekeringan ekstrim kami sudah mempersiapkan dengan menambah pasokan beras 1000 ton bulan depan. Kurang lebih tiga bulan hingga akhir tahun ini dipastikan stok beras di daerah tetap aman dan stabil," kata Piter De Haan.
Selain mendatangkan tambahan beras, Bulog rutin menggelar operasi pasar secara mobile dengan mengelilingi permukiman, berjualan di kantor dengan harga murah.
"Operasi pasar ini untuk membantu warga yang mengalami penurunan produksi pangan akibat kekeringan agar mampu memenuhi kebutuhan sembako dengan harga yang lebih murah," tambahnya.
Sementara itu, sebagai bentuk tanggap darurat bencana kekeringan Bulog pun telah menyiapkan beras bantuan khusus sebanyak 100 ton untuk darurat bencana kekeringan.
"Kami telah menyiapkan 100 ton beras bantuan khsusus untuk darurat bencana. Beras-beras bantuan ini akan disalurkan jika ada permintaan bantuan dari pemerintah setempat melaui proposal bantuan tanggap darurat bencana," kata Piter.
baca juga: Kalsel Kirim Tim Tangani Karhutla Kalteng
Sebelumnya pada Maret lalu, atas permintaan Pemkab Flores Timur telah menyalurkan beras bantuan sebanyak 3 ton dan masih ada sisa 97 ton beras.
"Kami pasti membantu jika ada permintaan bantuan beras saat bencana kekeringan," pungkasnya. (OL-3)
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
BEBERAPA desa di kawasan lereng Gunung Merapi, di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini mengalami kekeringan
Pemantauan Media Indonesia, Kamis (31/7) hujan masih turun di sejumlah daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, namun dengan intensitas yang menurun.
Mundurnya musim tanam disebabkan adanya revitalisasi atau perbaikan saluran irigasi baik air yang mengalir melalui Saluran Induk Cipelang dan Saluran Induk Sindupraja.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
DI tengah klaim Presiden Prabowo Subianto tentang swasembada beras, harga beras premium di sejumlah pasar tradisional di Priangan Timur justru merangkak naik.
MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan Indonesia hampir dipastikan dapat melakukan ekspor beras tahun ini.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan bahwa surplus beras nasional melonjak signifikan hingga 243,2% dalam kurun empat tahun terakhir.
Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan PP Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Aulia Furqon, menyampaikan apresiasi atas capaian swasembada beras 2025.
KEBERHASILAN swasembada pangan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, merupakan kerja seluruh petani Lamongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved