Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT Provinsi Papua Barat, merasa berduka dan kehilangan atas wafatnya mantan Gubernur Abraham Octavianus Atururi.
Berikut sejumlah fakta tentang Papua Barat yang dirangkum redaksi mediaindonesia.com.
1. Makna Papua
Papua Barat terletak di ujung barat atau di daerah kepala burung Pulau Papua. Papua Barat adalah pemekaran dari daerah induk Papua. Awalnya, provinsi ini bernama Irian Jaya Barat (Undang-Undang Nomor 45 tahun 1999). Lalu, berganti menjadi Papua Barat berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 45 tahun 2007 yang ditetapkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 18 April 2007.
Pergantian nama itu seiring perubahan nama daerah induk, yakni Irian Jaya menjadi Papua, seperti diatur Undang-Undang Nomor 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua.
Berdasarkan laman www.papua.go.id, makna Irian berasal dari Ikut Republik Indonesia Anti-Netherland. Adapun Papua berasal dari bahasa Melayu yang berarti rambut keriting, sebuah gambaran yang mengacu pada penampilan fisik suku-suku asli di Papua.
Sehingga, nama Irian Jaya Barat berganti menjadi Papua Barat yang dilandasi pandangan 'dua tapi satu, satu tapi dua' yaitu dalam satu tanah Papua terdapat dua provinsi, tetapi tetap satu Papua.

Abraham Octavianus Atururi. (Dok: Antara)
Abraham Octavianus Atururi yang meninggal dunia pada Jumat (20/9) dikenal sebagai tokoh pemekaran dan pencetus pembangunan di Papua Barat. Dia juga merupakan penjabat gubernur pada 2003-2005, dan menjadi gubernur periode 2006-2011 serta 2012-2017.
Baca juga: Tokoh Pemekaran Papua Barat Meninggal Dunia
2. Pemerintahan daerah
Ibu kota Papua Barat terletak di Manokwari. Luas wilayah Provinsi Papua Barat mencapai 102.955,15 km2 yang terdiri dari 12 kabupaten dan 1 kota, yakni Fakfak (14.320 km2), Kaimana (16.241,84 km2), Teluk Wondama (3.959,53 km2), Teluk Bintuni (20.840,83 km2), Manokwari (3.186,28 km2), Sorong Selatan (6.594,31 km2), Sorong (6.544,23 km2), Raja Ampat (8.034,44 km2), Tambrauw (11.529,18 km2), Maybrat (5.461,69 km2), Manokwari Selatan (2.812,44 km2), Pegunungan Arfak (2.773,74 km2) serta Kota Sorong (656,64 km2).

Suasana pesisir kampung nelayan dari udara di wilayah Manokwari, Papua Barat, (Dok: Antara)
3. KEK Pertama di Papua
Sektor unggulan di Papua Barat adalah pertanian subsektor perikanan dan kehutanan, pertambangan migas, dan bangunan. Pemerintah telah menetapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong melalui Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2016. Ini merupakan KEK pertama di Papua. KEK Sorong dibangun di atas lahan seluas 523,7 hektare dan berada pada jalur lintasan perdagangan internasional Asia Pasifik dan Australia.
Berdasarkan keterangan dari laman http://kek.go.id, KEK Sorong yang terletak di Selat Sele memberikan keunggulan geoekonomi yaitu potensi di sektor perikanan dan perhubungan laut. Lokasi tersebut juga sangat strategis untuk pengembangan industri logistik, agroindustri serta pertambangan.
Berdasarkan potensi yang dimiliki, KEK Sorong dikembangkan dengan basis kegiatan industri galangan kapal, agroindustri, industri pertambangan dan logistik. KEK Sorong diperkirakan akan menarik investasi sebesar Rp32,2 triliun hingga 2025.

Pelabuhan di Kota Sorong. (MI/Panca Syurkani)
4. Raja Ampat dan KEK Pariwisata
Selain itu, terdapat sejumlah kawasan pariwisata. Bappeda Papua Barat mempersiapkan Pulau Rumberpon di Kabupaten Teluk Wondama dan Teluk Triton di Kabupaten Kaimana dipersiapkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.
Pulau Rumberpon memang memiliki potensi wisata yang beragam mulai dari wisata alam terutama pantai dan pesisir, wisata budaya hingga wisata minat khusus. Pulau yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Manokwari Selatan juga menyimpan keunikan lain yakni satwa langka antara lain burung rusa (cervus timorensis), kuskus, elang laut juga dugong atau duyung.

Pulau Rumberpon di Kabupaten Teluk Wondama (Dok Antara/Pemkab Teluk Wondama)
Papua Barat juga memiliki kawasan eksotis yang telah dikenal, yakni Raja Ampat yang memiliki lebih dari 1.500 pulau. Diperkirakan, lautan di Raja Ampat memiliki 553 jenis Karang dan rumah dari 70% jenis karang yang ada di dunia. Selain itu, Raja Ampat memiliki 1.456 jenis ikan karang, 699 jenis Molusca, 5 jenis penyu, dan 16 jenis mamalia laut atau Cetacean.
Sebagian besar wilayah Raja Ampat berstatus daerah konservasi. Ada lima kawasan konservasi darat yakni Cagar Alam Waigeo Barat, Waigeo Timur, Batanta Barat, Salawati Utara, dan Misool.

Daerah Raja Ampat. (Dok AFP)
Raja Ampat terdapat 258 spesies jenis burung yang di antaranya 10 jenis endemik Papua, dan 6 spesies sebagai endemik Raja Ampat. Enam spesies endemik Raja Ampat adalah cendrawasih botak atau wilson bop, cendrawasih merah atau red bop, maleo waigeo atau waigeo brush turkey, Raja Ampat pitohui, Kofiau Paradise kingfisher atau Cekakak Pita Kofiau, dan Kofiau monarch atau Kehicap Kofiau. (X-15)
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
POLRES Mamberamo Raya menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas sungai yang terjadi di Sungai Mamberamo dan mengakibatkan tiga orang warga dilaporkan hilang terbawa arus, Jumat (16/1).
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Daerah Papua mencatat 104 aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dengan korban 94 orang meninggal dunia.
Papua merupakan tanah yang sarat dengan nilai-nilai kedamaian
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq hadir langsung di SMAN 1 Manokwari, Papua Barat, untuk menjadi pembina upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025, Selasa (25/11).
Penemuan kasus baru Tuberkulosis (TBC) di daerah itu hingga Juli 2025 mencapai 550 kasus, bahkan ada pasien yang sudah menunjukkan resisten obat.
Festival ini menampilkan berbagai atraksi budaya seperti tarian tradisional, musik daerah, dan pameran kerajinan tangan, serta bazar Ekraft UMKM.
Masyarakat Papua Barat mendatangi kantor KPK dan Kejagung untuk melakukan klarifikasi dan memberikan informasi hasil investigasi terkait Gubernur Papua Barat Dominggus Madacan.
BENCANA tanah longsor dan banjir bandang Pegunungan Arfak, tepatnya di Kampung Jim, Distrik Catubouw, Papua Barat menelan belasan korban jiwa.
Jumlah keseluruhan korban dalam peristiwa itu sebanyak 24 orang, terdiri atas lima orang selamat, 16 korban meninggal dunia, sedangkan tiga korban lainnya belum berhasil ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved