Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Sikka, Nusa Tenggara Timur masih memburu Theo Ladjar, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa kabupaten Sikka.
Theo yang bekerja sebagai pejabat di dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) kabupaten Sikka, meminta dana dari 8 desa untuk pengadaan berbagai perlengkapan seperti mebeler, laptop,printer, kamera, tenda dan mesin pemecah batu.
Dana dari tahun anggaran 2016 hingga 2017 tersebut telah diterima Theo dari pemerintah desa yang bersumber dari Dana Desa di 8 Desa, namun barang yang hendak dibeli tidak pernah diserahkan ke desa-desa tersebut. Kerugian Negara ditaksir lebih dari Rp250 juta.
Walaupun Pihak Kejasaan Negeri Sikka tellah melayangkan tiga kali panggilan, dalam kapasitasnya sebagai saksi, namun tidak sekalipun Theo memenuhi panggian itu. Sudah setahun lebih Theo mangkir dari panggilan pihak penyidik Kejari Sikka.
"Memang benar kami sudah tiga kali mengirim surat panggilan. Tapi sampai sekarng pelaku belum datang juga memenuhi panggilan penyidik,"kata kepala Kejaksaan Negeri Sikka Azman Tanjung ditemui di ruangan kerjanya, Selasa (10/9) siang.
Baca juga : Korban Tabrakan Kapal Akhirnya Ditemukan setelah 10 Hari Hilang
Azman meminta agar Theo menyerahkan diri kepada Kejari Sikka. Bila dirinya menghindari panggilan penyidik justru tidak akan menyelesaikan persoalan.
"Kita akan melakukan panggilan untuk yang ketiga kali sebagai saksi, tapi kalau panggilan ketiga kali tidak datang kita akan melakukan pencarian,"ungkapnya.
Bila tersangka tidak datang juga, sebutnya, maka status Teo Lajar masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Sampai kapan pun tersangka akan terus dikejar karena dianggap buronan.
"Lebih baik dia menyerahkan diri saja daripada terus bersembunyi.Sampai kapan dia akan terus bersembunyi karena kami pasti akan terus mengejarnya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tutur Aszman Tanjung.
Azman menyampaikan, Kejari Sikka juga telah melakukan pendekatan kepada pihak keluarga tersangka.
Pihak keluarga Theo meminta waktu hingga akhir bulan September 2019 untuk mencari keberdaan Theo. Kejari Sikka pun menurutnya, belum tahu keberadaan tersangka.
"Rumahnya di Nangahure sudah disita bank.Kami sudah lakukan pendekatan ke pihak keluarganya dan mereka minta waktu untuk menghadirkan dia akhir bulan September ini," sebutnya. (OL-7)
KPK menanggapi peluang pengembalian 57 mantan pegawai yang tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) 2021 setelah Komisi Informasi Pusat memerintahkan BKN membuka hasil tes.
TERNYATA fenomena honorer tidak hanya terdapat di lingkungan guru di persekolahan, di lingkungan perguruan tinggi pun telah lazim terjadi.
Kejagung menggeledah 16 lokasi terkait dugaan korupsi ekspor CPO, menyita dokumen, alat elektronik, dan mobil mewah. 11 tersangka ditahan 20 hari.
PENDIDIKAN bermutu tidak pernah lahir dari ruang hampa. Ia tumbuh dari tangan-tangan guru yang bekerja dengan dedikasi, ketenangan batin, dan rasa aman dalam menjalani profesinya.
Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar pemindahan pusat pemerintahan,
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved