Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENCARIAN Korban tabrakan kapal yang terjadi di perairan Solor, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi Nusa Tenggara Timur, Minggu (1/9) pagi, kembali dilanjutkan. Namun, hingga kini belum ada korban ditemukan.
Korban hilang yang masih dicari ini bernama Sulaiman, pemilik kapal nelayan lampara yang saat itu ditabrak Kapal Penumpang Cepat Fantasi Express di Perairan Selat Solor, Kabupaten Flotim, Sabtu (31/8) sekitar pukul 13.25 Wita. Kapal lampara milik korban hancur dan tenggelam seketika, sehingga korban terjatuh dan hilang.
Petugas gabungan dari satPolair Polda NTT, Polres Flotim, dan Polsek Adonara Timur dibantu beberapa nelayan setempat kembali melakukan pencarian pada hari ke-2 ini dengan menyisir area lokasi.
Kapolres Flores Timur AKBP Denny Abrahams melalui Paur Humas Polres Flotim, Iptu Herono saat dikonfirmasi, Minggu (1/8), membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan jika nahkoda Kapal Fantasi Express saat ini sudah ditahan.
"Iya benar ada laporan tabrakan kapal. Saat itu, Kapal Cepat SB fantasi Express pada Sabtu (31/8) meninggalkan Pelabuhan Larantuka pada pukul 13.00 Wita menuju Pelabuhan Waiwerang di Adonara," kata Iptu Herono.
Baca juga: Lima Korban Tabrakan Kapal Cepat di Pulau Sebatik belum Ditemukan
Ketika melintasi perairan Selat Solor sekitar Dusun Watanpao, Desa Bloto sekitar pukul 13.25 Wita, nahkoda Kapal Fantasi Express tersebut tidak mengetahui sebuah kapal kayu nelayan (lampara) yang datang dari arah kanan kapal itu dari arah Solor menuju Watanpao. Saat melintas tersebut, nahkoda Kapal Fantasi Express kaget dan berusaha menghindar tetapi tidak sempat, karena saat itu kapal melaju dengan cepat sehingga tidak dapat mengendalikannya dan menabrak kapal nelayan tersebut pada bagian tengah.
"Akibat tabrakan tersebut, kapal nelayan tersebut hancur dan tenggelam. Nelayan pemilik kapal bernama Sulaiman pun ikut tenggelam dan kini masih dalam pencarian. Sementara Nahkoda kapal saat ini sudah ditahan dan diamankan di Mapolsek Adonara Timur untuk selanjutkan diperiksa secara intensif," tuturnya.
Sementara itu, diceritakan pula Kapal Fantasi Express yang menabrak kapal nelayan sempat berlabuh sekitar 30 menit di lokasi untuk mencari korban namun tidak berhasil menemukan. Sehingga kapal Fantasi Express kemudian menuju Pelabuhan Terong di Adonara untuk mengevakuasi penumpang dan melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian di Polsek Adonara Timur dan pihak syahbandar. Pencarian akan kembali dilanjutkan besok pagi.(OL-5)
MEMASUKI H-4 Lebaran 2026, kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Pantura Brebes, Jawa Tengah.
Kunci utama perjalanan aman di jalur Puncak adalah kesiapan kendaraan. Mengingat kontur geografis Puncak yang ekstrem, kondisi mesin dan pengereman tidak bisa ditawar.
Kecelakaan yang melibatkan satu unit bus, mobil dan truk tersebut mengakibatkan arus mudik dari arah Bandung menuju Tasikmalaya mengalami kemacetan.
Korlantas Polri memetakan jalur wisata dan pusat perbelanjaan sebagai klaster rawan kecelakaan menonjol selama masa libur Lebaran 2026
Sebuah lelucon siswa SMA di Georgia berubah menjadi duka. Jason Hughes, seorang guru populer, tewas terlindas secara tak sengaja saat mencoba mengejutkan siswanya.
Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Tol Cipularang KM 93B, Kamis (5/3/2026). Dua orang tewas akibat truk kontainer rem blong.
RATUSAN jaket pelampung disediakan oleh Pelindo selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Hal itu untuk menjamin keselamatan penumpang kapal laut.
Dua aset itu diserahkan dengan status hibah barang milik negara. Penyerahan kapal laut ini juga dibantu oleh Kejaksaan Negeri Bitung.
Masyarakat Jabodetabek cenderung memilih transportasi umum saat mudik. Sementara masyarakat di luar Jabodetabek lebih memilih kendaraan pribadi.
Tercatat jumlah penumpang kapal melewati pelabuhan Trisakti Banjarmasin, selama arus mudik dan balik Lebaran 2025 periode 21 Maret-11 April sebanyak 26.717 orang.
Fenomena ini juga berdampak pada peningkatan penumpang kapal laut. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batam memprediksi lonjakan 15% dibanding tahun sebelumnya,
Data PELNI mencatat, pada periode H-15 hingga H-9 Lebaran 2024, jumlah penumpang mencapai 106.234 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved