Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Malam Final Lomba Fashion Show, Model Berlengang Tanpa Penonton

Alexander P Taum
31/8/2019 12:00
Malam Final Lomba Fashion Show, Model Berlengang Tanpa Penonton
Lomba fashion show di Lembata(MI/Alexander P Taum)

MALAM final lomba fashion show kategori remaja dan anak yang digelar dalam rangka Festival Tiga Gunung di Bukit Cinta Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (30/8) malam, sepi penonton.

Para finalis lomba fashion Show yang  digelar panitia F3G pun berlengak lenggok diatas catwalk, tanpa penonton . Juri dan designer yang diundang untuk menilai para peserta pun mengungkapkan kekecewaan mereka.

Meski begitu,  panitia tetap menggelar dan mengumumkan pemenang lomba fashion show,  kategori anak dan remaja tersebut.

Seperti disaksikan Media Indonesia, Jumat (30/8), malam, ada enam finalis lomba fashion show, kategori remaja dan anak berlengang lenggok di catwalk. Sedangkan tiga Juri yang bertugas menilai para peserta termasuk isteri Bupati Lembata, Yuni Damayanti duduk di samping panggung utama untuk menilai.

Sedangkan podium yang baru dibangun Pemda yang seharusnya diisi para penonton, hanya diisi sekitar tiga orang. Puluhan  kerabat dan keluarga para model memberikan spirit kepada para finalis  lomba fashion show dari belakang panggung utama, tepatnya di bawah pohon.

Baca juga: Percepat Pengembangan Empat Destinasi Wisata

Sedangkan, Bupati Lembata Eliazer Yentji Sunur dan Wakil Bupati Thomas Ola Langoday, pada saat yang bersamaan, sedang menjamu para tamu undangan yang akan menghadiri kegiatan puncak F3G di pelatran sunset yang juga baru selesai dibangun.

Para tamu itu tidak diarahkan menonton perlombaan fashion show dengan busana sarung khas Lembata.

Para  tamu dan undangan yang dijamu Pemda Lembata itu hanya berkeliling melihat pameran yang digelar UKM dan Bumdes se Kbaupaten Lembata.

Designer Erwin Yuan, yang diundang sebagai bintang tamu, kepada Media Indonesia mengaku kecewa dengan pagelaran  lomba fashion show yang sepi penonton ini.

"Untuk even saya sangat antusias ketika diundang sebagai pengisi acara. Saya merasa bangga juga. Usul saya, ke depannya, lebih dimantapkan lagi,  jadi supaya lebih terkoordinasi dengan baik. Kita lebih bisa mengundang  masyarakat Lembata untuk lebih antusias menyaksikan Festival Tiga Gunung  ini. Media dan masyarakat juga harus lebih antusias lagi. Festival ini  bertujuan mengenalkan budaya, fashion dan kuliner khas Lembata  kepada khalayak kan," ujar Erwin Yuan.

Juara I Lomba final Fashion show kategori busana casual tenun Lembata, kategori anak, dimenangkan oleh Theresia S Jehaman, peserta nomor urut 6, dengan total nilai 3.155,

Juara II diraih peserta dengan nomor  urut 5 dengan total nilai 2.900 atas nama Eustakia Sere Duan, dan juara III diraih peserta nomor urut 3, dengan total nilai2.845 atas nama Silvy  Y Melmambesi.

Sedangkan Pada kategori Remaja, dengan busana casual Juara I dimenangkan  Indah Vavinda, dengan total nilai 3.165, Juara II diraih Angel  Omiti dengan total nilai 2.775, sedangkan juara III, diraih Yuyun Adelvina Eken dengan total nilai 2.650.

Pada acara Puncak Festival Tiga Gunung nanti para model akan mempromosikan sarung tenun khas NTT yang diproduksi designer Erwin Yuan, Koordinator Timor Creative People, dan CO Padu Padan Tenun.

Saya akan mengeluarkan 10 baju perempuan dan cowok. Saya menggunakan model dari Timor Creatif People, untuk mempromosikan tenun NTT. Kita akan kolaborasi dengan model asal Lembata, ditambah para pemenang lomba fashion show mala mini, berikan nuansa baru fashion di Lembata. Itu busana baru, dengan konsep asimetris nyntrik, era tahun 70 an memainkan warna, kesannya nyentrik," ujar Erwin Yuan. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya