Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Restorasi Gambut Kalimantan Tengah merencanakan pembangunan 30 sumur bor dan 11 sekat kanal, untuk mendukung pembangunan infrastruktur pembahasan gambut.
"Pembangunan dilaksanakan di desa-desa yang memiliki sejarah kebakaran cukup tinggi dan berulang," kata Sekretaris Daerah Kalteng, Fahrizal Fitri di Palangka Raya, Jumat (30/8).
Rencana pembangunan 30 sumur bor itu terbagi ke tiga desa di Kabupaten Pulang Pisau, yakni Sei Hambawang sebanyak 14 titik, Pangkoh Sari 10 titik dan Gadabung 6 titik. Kemudian untuk 11 sekat kanal, semuanya juga dilaksanakan di Pulang Pisau, meliputi Sei Hambawang satu titik dan Bahaur Basantan 10 titik. Status semuanya saat ini dalam proses pengadaan dan persiapan pelatihan pembangunan.
Pulang Pisau memiliki kawasan gambut yang sangat banyak. Berdasarkan n kejadian bencana karhutla pada 2015 lalu, membuat kabupaten tersebut masih menjadi fokus utama di Kalteng.
"Ada sekitar 2,4 juta hektare lahan gambut di Kalteng, terbagi ke tujuh kabupaten di bagian selatan. Di antaranya adalah Pulang Pisau, dengan luasan kawasan gambut sekitar 80% dari keseluruhan," ungkapnya.
Lebih lanjut Fahrizal menjelaskan, sumur bor yang dibangun tersebut memiliki kedalaman hingga 30 meter. Sehingga air yang didapat tidak hanya air permukaan saja. Namun yang perlu menjadi perhatian, yakni tentang pemeliharaannya.
"Setelah selesai dibangun dan pada saat tidak digunakan. Pemeliharaan tetap harus dilakukan, guna mengantisipasi adanya sumur bor yang gagal berfungsi, terlebih saat diperlukan sewaktu pemadaman kebakaran hutan dan lahan," tambah Fahrizal.
baca juga: Kemarau Panjang Mulai Ganggu Keamanan Pangan
Jika lama tidak digunakan, seharusnya saat memasuki musim kemarau sumur bor dapat diuji coba, sehingga benar-benar dipastikan berfungsi dengan baik saat diperlukan. Namun pihaknya mengklaim, semua sumur bor yang dibangun oleh Badan Restorasi Gambut atau BRG, selama ini bisa dipakai dan berfungsi dengan baik. Bahkan diantaranya yang berada di kawasan Tanjung Taruna sempat termakan api, namun setelahnya masih tetap bisa digunakan. Pelaksanaan teknis di lapangan melilbatkan kalangan kampus di antaranya dari Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, dalam dua tahun belakangan terlibat aktif di lapangan dan pendampingan masyarakat. (OL-3)
Vegetasi di lokasi berupa tanah mineral dengan semak belukar kering, sehingga mudah terbakar.
MANGGALA Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Kementerian Kehutanan Wilayah Sumatra, Ditjen Gakkumhut melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Sumatra
Tim gabungan Polda Kalbar, BPBD Kubu Raya, dan pemadam swasta memadamkan karhutla seluas empat hektare yang berlangsung lima hari di radius 1–2 kilometer dari Bandara Supadio.
Pemerintah kini mengedepankan perubahan paradigma pengendalian karhutla dengan fokus utama pada pencegahan sebagai langkah antisipatif.
Studi terbaru Cedars-Sinai mengungkap lonjakan drastis serangan jantung dan gangguan paru pasca-kebakaran hutan LA Januari 2025.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau akan mengakhiri masa status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada 30 November 2025.
Keberhasilan Indonesia mencapai target Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 sangat bergantung pada percepatan restorasi gambut.
Kemudian, memastikan masyarakat lokal, yang paling tahu tentang gambut, mendapatkan pelatihan dan dukungan
Data historis menunjukkan bahwa emisi gas rumah kaca (GRK) dari lahan gambut serta kebakaran hutan masih menjadi kontributor utama peningkatan emisi nasional.
Kolaborasi antara IPB University dengan Kyoto University bertujuan meningkatkan peran masyarakat sebagai ujung tombak dalam penuntasan masalah gambut yang masih berkelindan di tanah air,
Kubah gambut merupakan sumber air yang sangat penting bagi kesehatan tanah di sekitarnya, terutama saat musim kemarau.
Buruknya perlakuan terhadap ekosistem gambut pun menyebabkan kerentanan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ikut meningkat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved