Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN warga Sumatra Selatan mengikuti salat meminta hujan (istisqa) di Griya Agung Palembang, Rabu (28/8). Hal itu sebagai bentuk syukur kepada Allah, juga sebagai tujuan meminta agar turun hujan di bumi Sriwijaya. Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, saat ini tercatat sudah 41 hari tanpa hujan di wilayah Sumatra Selatan. Akibatnya daerah ini sangat rentan dengan kebakaran hutan dan lahan.
"Hari ini semua pihak, baik di tingkat pemerintah kabupaten/kota, TNI dan Polri melakukan salat istisqa, untuk di lingkungan Pemprov Sumsel kita fokuskan di Griya Agung. Pangdam dan Kapolda juga menggelar salat istisqa hari ini di markas mereka masing-masing," kata Herman Deru usai salat istisqa, Rabu (28/8).
Ia mengatakan, salat istisqa merupakan upaya berserah diri pada Allah dengan tujuan meminta hujan. Apalagi, kata dia, saat ini sudah 41 hari tidak turun hujan.
"Tidak ada alasan untuk sombong, apalagi sudah 41 hari tanpa hujan. Upaya kita sudah maksimal untuk tangani karhutla. Upaya konvensional hingga menggunakan teknologi sudah dilakukan, mulai dari pemadaman dengan karung goni hingga waterbombing," ucapnya.
Ia mengatakan berdasar dari kesimpulan sementara 90% penyebab karhutla adalah faktor manusia.
"Apakah sisanya 10 persen karena faktor alam, baik karena pantulan sinar matahari, atau gesekan pohon dan sebagainya. Hasil litbang ini akan kita jadikan acuan untuk antisipasi karhutla," jelasnya.
Untuk faktor manusia, lanjut dia, manusia memang masih ada yang membuka kebun dengan membakar dengan luasan tertentu tapi tidak terkendali. Namun pihaknya menegaskan ada sanksi untuk mereka yang membakar lahan apapun alasannya.Ia menyebutkan, salat istisqa ini juga dilakukan karena sudah banyak daerah yang kekeringan. Termasuk anak-anak sungai, dan daerah aliran sungai.
"Aliran sungai sudah banyak terputus. Anak-anak sungai tidak banyak lagi yang terendam air. Hanya Sungai Musi yang belum kering, namun debitnya sudah turun," kata dia.
Untuk itu, pihaknya sudah meminta agar pemerintah di tingkat kabupaten/kota untuk membantu masyarakat yang dilanda kekeringan. Salah satunya dengan upaya bantuan kirim air bersih dan air minum ke daerah yang kekeringan.
"Secara umum, kekeringan di Sumsel masih bisa terkendali. Hanya saja memang untuk air minum, masyarakat di daerah rawan kekeringan harus mengambil sumber air yang cukup jauh," kata dia.
Ia menuturkan, untuk perusahaan daerah air minum pun saat ini sudah mengalami kesulitan dalam mengisi pipa-pipa air. Saat ini banyak pipa yang menggantung.
"Untuk pengambilan air baku, pipanya sekarang sudah gantung. Saya imbau agar saat air pasang perlu dilakukan filter, takut air payau masuk ke pipa," ucapnya.
Untuk upaya mendatangkan hujan sendiri, kata dia, tim dari BPPT saat ini sudah datang ke Sumsel untuk melakukan pengecekan ketersediaan awan penghujan. Hal itu sebagai upaya persiapan teknik modifikasi cuaca.
"Jika awan ada, maka mereka akan segera mendatangkan pesawat TMC untuk menebar garam agar bisa membuat hujan buatan," jelasnya.
Untuk antisipasi kekurangan air, Herman Deru pun mengimbau agar masyarakat berhemat menggunakan air yang ada.
Sementara itu, ratusan prajurit dan PNS Kodam II/Sriwijaya Palembang menggelar salat istisqa minta diturunkan hujan dan doa bersama di Makodam II/Sriwijaya. Tidak hanya di Makodam II/Swj, kegiatan salat istisqa ini juga dilaksanakan secara serentak di seluruh satuan jajaran Kodam II/Swj baik di Lampung, Jambi, Bengkulu dan Bangka Belitung (Babel).
Kasdam II/Swj Brigjen TNI Syafrial mengatakan, pihaknya serempak melakukan salat istisqa untuk mohon diturunkan hujan di seluruh wilayah Kodam II Sriwijaya yang meliputi Sumsel, Bangka- Belitung, Jambi, Lampung dan Bengkulu.
baca juga: Hujan Semalaman Bantu Padamkan Karhutla Riau
"Selain upaya di lapangan yang sudah kita lakukan untuk mencegah meluasnya karhutla. Kita di sini melakukan upaya dengan salat dan berdoa agar hujan segera diturunkan. Kita sudah melakukan secara maksimal untuk pencegahan karhutla. Ini merupakan bentuk upaya lain yang dilakukan," tandasnya. (OL-3)
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
BEBERAPA desa di kawasan lereng Gunung Merapi, di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini mengalami kekeringan
Pemantauan Media Indonesia, Kamis (31/7) hujan masih turun di sejumlah daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, namun dengan intensitas yang menurun.
Mundurnya musim tanam disebabkan adanya revitalisasi atau perbaikan saluran irigasi baik air yang mengalir melalui Saluran Induk Cipelang dan Saluran Induk Sindupraja.
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved