Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
KEKERINGAN melanda Kabupaten Pati dan Grobogan, Jawa Tengah semakin mengkhawatirkan dan meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerag (BPBD) Jawa Tengah telah mendistribusikan ratusan tangki air bersih untuk membantu desa-desa dilanda kekeringan.
Data yang diterima dari BPBD setempat menyebutkan di Kabupaten Grobogan jumlah desa dilanda kekeringan dan kekurangan air bersih mencapai 117 desa tersebar di 16 kecamatan. Sedangkan di Kabupaten Pati, wilayah kekeringan mencapai 34 desa di lima kecamatan.
"Kita sudah kirim bantuan air bersih ke Pati sebanyak 100 truk tangki untuk memenuhi kebutuhan air bersih di 32 desa," kata Kepala Seksi Penyelamatan Evakuasi dan Penanganan Pengungsi BPBD Jateng, Dinarjati, Kamis (22/8).
Sementara itu Kepala BPBD Pati Sanusi Siswoyo mengatakan kekeringan di daerahnya terjadi di 34 desa dan sudah mendapat bantuan 85 tangki air bersih yang keseluruhan dari APBD Pati dan Pemprov Jateng.
"Kita juga menyiapkan tambahan 100 tangki air bersih lagi untuk mengurangi dampak krisis air," tambahnya.
Secara terpisah Kepala BPBD Grobogan, Endang Sulistyoningsih mengatakan jumlah desa terlanda kekeringan di daerahnya terus meningkat. Jika awal Agustus lalu desa kekeringan baru berkisar 90 desa, namun jumlahnya bertambah menjadi 117 desa tersebar di 15 kecamatan dari 19 kecamatan yang ada.
baca juga: Dinilai Terbaik, Sistem Haji Indonesia Jadi Rujukan
Semakin meluasnya desa terlanda kekeringan, lanjut Endang, karena musim kemarau pada 2019 durasinya lebih panjang sesuai perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Prediksi puncak kemarau pada September mendatang. Mengatasi kesulitan air bersih, ujar Endang, BPBD Grobogan sudah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 651 tangki ke desa yang terdampak kekeringan.
"Kesulitan yang terjadi karena keterbatasan armada tangki untuk dapat menyuplai dalam waktu cepat," tambahnya. (OL-3)
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
BEBERAPA desa di kawasan lereng Gunung Merapi, di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini mengalami kekeringan
Pemantauan Media Indonesia, Kamis (31/7) hujan masih turun di sejumlah daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, namun dengan intensitas yang menurun.
Mundurnya musim tanam disebabkan adanya revitalisasi atau perbaikan saluran irigasi baik air yang mengalir melalui Saluran Induk Cipelang dan Saluran Induk Sindupraja.
Selain itu, BPBD juga akan membangun tiga sumur bor untuk mengatasi krisis air bersih.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
TIGA daerah di Jawa Timur dalam status siaga darurat kekeringan akibat kemarau yang mulai melanda.
Di beberapa titik seperti Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, kondisi kering telah berlangsung lebih dari lima bulan.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved