Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENINGKATNYA kasus gigitan rabies di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi Nusa Tenggara Timur, menyebabkan terbatasnya stok Vaksin Anti Rabies (VAR) untuk melayani pasien seluruhnya.
Ketersediaan obat saat ini hanya bertahan beberapa bulan saja, sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan selama setahun. Padahal pasien rabies saat ini mencapai 948 kasus yang harus mendapatkan pelayanan vaksin tersebut.
Terbatasnya stok vaksin anti rabies (VAR) ini diakui oleh Kabid Pencegahan dan pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Flotim,Sudirman Kia saat dikonfirmasi Rabu (7/8).
"Memang dua bulan lalu kami mengalami kekosongan vaksin, begitu juga dengan kondisi saat ini, kami mengakui ketersediaan VAR tidak bisa mencukupi selama setahun dan hanya bertahan beberapa bulan saja. Sebelumnya pengadaan melalui dana APBD sekitar 1.800 VAR, tetapi karena tingginya pasien rabies saat ini sehingga stok vaksin menipis," ujar Sudirman.
Baca juga: Penyebaran Virus Rabies Meluas di Flores, Kambing pun Terjangkit
Sudirman pun menambahkan terbatasnya stok obat ini karena pembagian vaksin untuk setiap orang sebanyak 5 kali sehingga tidak mencukupi untuk 948 pasien.
"Vaksin Anti Rabies sudah kami distribusikan ke seluruh puskesmas yang ada. Biasanya kami memberikan satu pasien 5 kali vaksin VAR, sekitar 450 orang yang dilayani vaksin, sehingga jika dibandingkan pasien saat ini sebanyak 948 orang," ujarnya.
"Setiap bulannya dirata-ratakan ada 150 pasien yang dilayani. Berarti dari 1.800 stok vaksin hanya bisa mencukupi 3 atau 4 bulan saja. Dan sisanya nanti kami akan meminta bantuan ke provinsi. Sebelumnya beberapa hari lalu juga, saya sudah mencoba menghubungi di pusat, tetapi stok vaksin kosong, sehingga kami saat ini berharap bantuan dari provinsi," pungkas Sudirman.
Ia menyatakan, pihaknya juga sudah mengimbau setiap warga untuk meningkatkan kewaspadaan, dan aktif memperhatikan tingkah laku hewan peliharaan masing-masing. Jika ada perubahan pola tingkah laku hewan, warga diharapkan segera melaporkan ke rumah sakit dan puskesmas terdekat, agar hewan peliharaan diberi vaksin anti rabies.
"Karena temuan terbaru tidak hanya anjing dan kucing, tetapi kambing pun ditemukan positif rabies. Saat ini petugas pun sedang melakukan observasi terhadap rusa dan bebek," sambungnya. (A-4)
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved