Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung telah menghitung luas daerah yang terdampak kekeringan yakni seluas 550.741 hektare. Dengan jumlah luasan daerah kekeringan ini maka akan ada 1.024,853 jiwa terdampak. Kepala BPBD Provinsi Babel, Mikron Antariksa mengatakan 550,741 hektar luas daerah berpotensi terdampak kekeringan tersebut tersebar di Bangka 190.783 hektar, Bangka Barat 184.248 hektar, Bangka Tengah 73.168 hektar.
Selanjutnya masih kata Mikron di Belitung Timur 70. 676 hektar, Belitung 20.868 hektar, Bangka Selatan 8.901 hektar dan terakhir Pangkalpinang 2.097 hektar.
"Bangka mendominasi wilayah paling luas rawan kekeringanya, sedangkan paling sedikit ada di kota Pangkalpinang,"kata Mikron.
Mikron menambahkan untuk jumlah jiwa yang terdampak kekeringan di Bangka 308.640 jiwa, Bangka Barat 173.818 jiwa, Bateng 167.063 jiwa, Belitung Timur 2.621 jiwa, Bangka Selatan 176,557 jiwa dan Pangkalpinang 196.154 jiwa.
"Total keseluruan yang berpotensi terdampak kekeringan di Babel ini 1.024.853 jiwa tersebar di 333 Desa/Kelurahan," ujarnya.
baca juga: Akibat Kemarau Angkutan Sungai Ke Pedalaman Terhambat
Untuk di Belitung menurut Mikron kendati luas daerah yang berpotensi rawan kekeringan ada 20 hektar, namun tidak ada penduduk terdampak.
"Belitung itu daerah rawan kekeringanya ada di pulau yang tidak ada penduduk, jadi tidak ada yang terdampak," ungkapnya. (OL-3)
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
BEBERAPA desa di kawasan lereng Gunung Merapi, di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini mengalami kekeringan
Pemantauan Media Indonesia, Kamis (31/7) hujan masih turun di sejumlah daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, namun dengan intensitas yang menurun.
Mundurnya musim tanam disebabkan adanya revitalisasi atau perbaikan saluran irigasi baik air yang mengalir melalui Saluran Induk Cipelang dan Saluran Induk Sindupraja.
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved