Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KAWASAN hutan Gunung Arjuno meliputi wilayah Kota Batu, Kabupaten Malang dan Pasuruan, Jawa Timur, terbakar. Tim gabungan yang sebelumnya bertugas memadamkan kebakaran hutan di Gunung Panderman, Kota Batu, mulai bergeser untuk memadamkan api di Gunung Arjuno.
Sejauh ini, petugas terus berupaya memadamkan api di gunung setinggi 3.339 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu.
Proses evakuasi pendaki Gunung Arjuno pun masih berlangsung. Sebanyak 78 dari 90 pendaki yang indentitasnya tercatat di Pos Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo sudah turun. Sedangkan 12 pendaki lainnya dalam proses evakuasi. Para pendaki yang berhasil dievakuasi itu berasal dari Malang, Bekasi, Surabaya, Mojokerto, Sidoarjo, Nganjuk dan Pasuruan.
"Kebakaran hutan di Gunung Panderman sudah clear, sekarang tim geser ke Gunung Arjuno. Ini masih proses evakuasi pendaki," tegas Supervisor Pusat Pengendalian Operasi BPBD Pemerintah Kota Batu Ismu Buana kepada Media Indonesia, Senin (29/7).
Ismu mengungkapkan luas areal hutan Arjuno yang terbakar belum diketahui. Tim gabungan masih berusaha menjangkau lokasi terbakar di sekitar puncak Gunung Arjuno yang pengelolaannya di bawah kewenangan Tahura tersebut.
Baca juga: Aksi Bersih Sampah di Puncak Gunung Arjuno
Adapun tim gabungan yang terlibat pemadaman hutan dari BPBD Kota Batu, Tahura R Soerjo, BPBD Provinsi Jatim, Koramil Batu, Tagana, masyarakat Kecamatan Bumiaji dan relawan.
Kawasan hutan di gunung tertinggi ketiga di Jatim setelah Gunung Semeru dan Gunung Raung itu, terbakar pada Minggu (28/7). Tim pemadam sebanyak 24 orang dibagi dua kelompok, yaitu memadamkan api melewati jalur Pura Giri Arjuno dan tim lainnya melewati jalur Brak Seng.
Menurut informasi dari Tim Jaguar Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Sumbergondo, titik api semula di Blok Kebut lalu menjalar ke arah barat.
Sebagian titik api sudah bisa dikondisikan setelah upaya pemadaman secara manual menggunakan gepyok. Namun, sebagian areal yang masih terbakar belum berhasil dipadamkan lantaran terkendala medan yang sulit karena titik api berada di tebing dengan jurang yang dalam. Selain itu, kondisi angin bertiup cukup kencang.
Pemadaman terus diupayakan dengan dukungan logistik dan personel yang mencukupi. Sebanyak 10 orang Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi Jatim juga sudah bergabung dengan tim di lapangan sejak Minggu pagi.
Sedangkan logistik masih tersedia makanan siap saji 20 dus, tambahan gizi 20 dus, lauk pauk 20 dus, sarung tangan 300 pasang dan masker 2.000 buah.(OL-5)
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
JELANG masa arus mudik Lebaran 2026, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali memastikan kesiapan infrastruktur untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik.
PEKERJA migran Indonesia asal Jawa Timur di kawasan Timur Tengah berpotensi tidak bisa pulang ke Tanah Air saat momen mudik Lebaran tahun ini.
Keberhasilan instalasi struktur Biorock Garden pertama di wilayah Jawa Timut
WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming memimpin rapat koordinasi penanganan banjir di Tuban, Jawa Timur, Jumat (6/3) dan menyoroti jalan penghubung Ngino-Sambongrejo yang rusak
BADAN Penanggulangan bencana daerah (BPBD) Jawa Timur melakukan i pengecekan kondisi peralatan Early Warning System (EWS) yang tersebar di berbagai daerah di Jatim
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved