Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 12 desa yang dilanda kekeringan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mendapat prioritas dropping air bersih. Sementara, anggaran dropping air Rp200 juta tahun ini diharapkan cukup untuk penanganan daerah kekeringan di Klaten. Hingga saat ini, BPBD Klaten telah melakukan dropping air bersih sebanyak 195 tangki ke daerah yang dilanda kekeringan tersebut. Kondisi kekeringan terparah di Klaten, terjadi di Kecamatan Kemalang, Jatinom, Manisrenggo, Bayat, dan Karangnongko.
"Untuk pelaksanaan dropping air bersih, sementara kami masih memprioritaskan 12 desa yang tersebar di lima kecamatan tersebut," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Sri Yuwono Haris, saat ditemui Media Indonesia di kantornya, Jumat (26/7).
Ke-12 desa kekeringan di Klaten, yaitu Desa Balerante, Sidorejo, Kendalsari, dan Tegalmulyo di Kemalang. Kemudian Desa Bandungan, Socokangsi, Beteng, dan Temuireng di Jatinom, Desa Dukuh dan Ngerangan di Bayat, Desa Gemampir di Manisrenggo, dan Desa Tumpukan di Karangdowo.
baca juga: Kajian Pemindahan Ibu Kota Harus Transparan
Pada tahun anggaran 2019, menurut Sri Yuwono Haris, BPBD Klaten menyediakan dana dropping air Rp200 juta untuk 800 tangki. Hingga minggu keempat bulan ini, pelaksanaan kegiatan dropping air mencapai sekitar 25% atau 195 tangki. (OL-3)
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
BEBERAPA desa di kawasan lereng Gunung Merapi, di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini mengalami kekeringan
Pemantauan Media Indonesia, Kamis (31/7) hujan masih turun di sejumlah daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, namun dengan intensitas yang menurun.
Mundurnya musim tanam disebabkan adanya revitalisasi atau perbaikan saluran irigasi baik air yang mengalir melalui Saluran Induk Cipelang dan Saluran Induk Sindupraja.
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved