Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
ARJUNA Adipati, bayi dengan usus terburai keluar yang sudah empat hari ini dirawat di Rumah Sakit Adam Malik, Medan, Sumatra Utara, akhirnya meninggal dunia.
Ocha Dorothy, Kasubag Humas RSUP H Adam Malik, mengungkapkan, menjelang sore kondisi Arjuna memburuk dan tidak lama kemudian meninggal dunia.
"Bayi atas nama Arjuna Adipati akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 16.30 WIB tadi sore," ujarnya, Kamis (25/7).
Arjuna meninggal karena sejak awal dirawat di RS Adam Malik kondisinya sudah buruk. Selain terburai keluar, ususnya sudah mengalami infeksi, ditambah lagi lambung yang bocor.
Sebelum meninggal, tiga dokter spesialis sempat berupaya menstabilkan kondisinya yang terus menurun. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Saat ini, jasad Arjuna sudah berada di kamar jenazah menunggu proses pemulangan. Namun, proses pemulangannya tidak dapat dilakukan begitu saja. Itu karena pihak keluarga belum mendatangi manajemen rumah sakit untuk mengurusnya. Pihak manajemen, menurut Ocha, sudah berupaya juga menghubungi mereka.
Baca juga: Air Waduk tak Dialirkan, 1.010 Ha Padi di Kebumen Puso
Meminta pihak keluarga Arjuna, siapa pun dia, membawa dokumen kependudukan untuk pengurusan pemulangan jenazah. Namun sampai lepas petang belum ada yang datang.
Mengenai pembayaran tagihan rumah sakit, pihaknya, kata Ocha, menyiapkan skema pembayaran angsuran bila keluarga Arjuna tidak mambayarnya sekaligus.
Dalam skema ini, manajemen rumah sakit tidak mematok besaran angsuran dan tenggat pembayaran. Kedua hal itu ditentukan berdasarkan kemampuan pihak keluarga.
Arjuna Adipati merupakan bayi dari pasangan Gunawan Shyaputra, 30, dan Imelia, 18. Ia lahir pada Minggu (21/7) pagi pada salah satu klinik bidan di daerah Tembung, Deliserdang. Setelah dirujuk, bayi Arjuna mulai mendapat perawatan di RS Adam Malik pada Minggu malam.
Ia didiagnosis mengalami kelainan yang dalam ilmu kedokteran disebut gastroschisis, cacat lahir pada dinding perut berupa usus yang keluar melalui lubang di sisi pusar.
Selain itu, saat mulai ditangani dokter, Arjuna pun sudah mengalami komplikasi, antara lain lambung bocor dan pembengkakan usus karena infeksi. (OL-1)
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan struktur jantung yang didapat sejak lahir dan berpotensi mengganggu aliran darah ke seluruh tubuh.
Seiring meningkatnya misi komersial ke luar angkasa, para ahli memperingatkan adanya risiko kesehatan reproduksi yang terabaikan. Apakah manusia siap bereproduksi di orbit?
Data menunjukkan sekitar 30% bayi mengalami gumoh, dengan puncak frekuensi pada usia 3 hingga 4 bulan.
Membedong kaki dengan tujuan meluruskan struktur tulang tidak memiliki dasar medis.
Pemilihan alas kaki seharusnya mengutamakan kenyamanan anak di atas fungsi korektif yang belum tentu diperlukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved