Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJARAN Kepolisian Resor Kota Besar Medan berhasil mengungkap sindikat prostitusi yang melibatkan perempuan di bawah umur. Bahkan, pelaku kasus perdagangan perempuan tersebut tergolong masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.
"Dalam kasus ini kami telah mengamankan dua orang pelaku," ungkap Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu MS Ginting, saat dimintai konfirmasi, Senin (22/7).
Pengungkapan sindikat berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya transaksi perdagangan anak di bawah umur di salah satu hotel di Jalan Medan-Binjai Kilometer 15, Kota Medan.
Baca juga: Kanim Tanjung Perak Buka Layanan Paspor Simpatik di Lenmarc Mall
Di hotel itulah polisi mencokok kedua pelaku yang masing-masing berinisial RK dan YN. Kedua pelaku kerap mencari korban berusia belasan tahun untuk dijual kepada para hidung belang seharga Rp10 Juta.
Bahkan, salah seorang pelaku yang diamankan berinisal RK, 40, adalah bibi dari korban.
Sementara si korban adalah warga asal Kuala, Kabupaten Langkat yang selama ini tinggal bersama kakeknya karena perceraian orangtua.
Meski sudah menangkap pelaku, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan untuk mencari kemungkinan adanya korban lain. (OL-1)
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved