Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
NIAT dan keinginan kuat untuk menunaikan ibadah haji yang merupakan panggilan ilahi jadi modal bagi pasangan Saefudin, 56 dan Hani, 70 yang berasal dari Kampung Lengkong, Desa Linggaraja, Kecamatan Sukaraja, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Belasan tahun menabung dari penghasilannya yang tak menentu sebagai buruh harian lepas dengan tugas membersihkan rumput dan kebun (ngored jukut), keduanya akan bertolak ke tanah suci pada 19 Juli nanti menunaikan ibadah haji.
Sebagai buruh harian lepas yang penghasilannya tak menentu tiap hari dengan kisaran Rp25 ribu-Rp40 ribu, pasangan yang menempati rumah panggung seluas 5x8 meter itu, tekun menabung untuk menuntaskan niatnya menginjakkan kaki di tanah suci.
"Sudah belasan tahun kami menyisihkan uang hasil upah membersihkan rumput rumah dan kebun ditabung dan sebagian sisanya untuk beli makan. Alhamdulilah pada 2012 ini terkumpul dan sebagian untuk daftar ibadah haji. Akan tetapi, dengan setoran awal waktu itu sebesar Rp 5 juta hingga mendaftar haji melalui KBIH Al-amin Riadhul Janah di Singaparna," katanya, Minggu (7/7).
Baca juga : Berjualan Kerupuk Antar Tri Darini Naik Haji
Saefudin dan Hani yang telah menunggu 7 tahun untuk mendapatkan kepastian berangkat, tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 43 dan akan bertolak bersama dengan 172 orang dari KBIH Al-Amin Riadhul Jannah.
Ketekunan Saefuddin dan Hani menabung untuk bisa melihat ka'bah secara langsung itu pun dikagumi kerabat dan tetangganya. Kehidupan Saefuddin yang terbilang "pas-pasan" ternyata mampu membawanya ke tanah suci.
"Kami masyarakat disini mengaku bangga dan ini harus menjadi motivasi bagi semua warga. Jika ibadah haji itu tidak harus menunggu dulu kaya, karena orang kaya belum tentu mereka mampu. Dengan keinginan dan niat yang kuat seperti mang Ujang dan Ma Hani, Insyalloh keduanya bisa menunaikan rukun Islam yang kelima," ujar, tokoh masyarakat, AJ Toharudin.
Sementara, Staf kantor KBIH Al-Amin Riadhul Janah, Feri Rahman mengatakan, pasangan Saefuddin dan Hani yang datang ketempatnya 7 tahun lalu, sebenarnya membawa uang yang belum cukup untuk mendaftar, Namun, pihaknya punya mekanisme dana talangan untuk membantu jemaah yang kurang mampu mewujudkan mimpi berhaji ke tanah suci.
"Karena setelah saya melakukan verifikasi ke lapangan, pasangan ini memang layak dibantu dan alhamdulilah kita adanya program dana talangam sebagai tambahan mendaftar terutama untuk mereka yang membutuhkannya. Akan tetapi, setelah itu, Saefudin sering kali datang setiap bulannya ke KBIH hanya untuk sekedar mencicil biaya kekurangan berangkat naik haji meski jaraknya cukup jauh hingga puluhan kilometer tidak membuatnya patah semangat, hingga KBIH melakukan sistem jemput bola ke rumah Saefudin untuk meringankan caranya mencicil biaya ibadah haji," tandasnya. (OL-7)
Para peserta mulai menemukan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, kegembiraan, dan kekompakan selama mengikuti pelatihan.
Pemahaman terhadap regulasi media sosial di Arab Saudi menjadi hal penting yang wajib ketuhui, baik oleh petugas maupun jemaah haji.
Jemaah haji diharapkan mulai membangun kebiasaan positif sejak dini untuk menghadapi perbedaan iklim dan aktivitas fisik yang berat di Arab Saudi.
Metode pendidikan dan pelatihan (diklat) dengan konsep semimiliter menjadi pendekatan baru dalam membentuk karakter petugas haji yang akan melayani jemaah.
Beberapa peserta diklat diketahui mengidap penyakit yang berisiko tinggi mengganggu tugas lapangan, seperti Tuberkulosis (TB) dan gangguan ginjal.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) harus mampu menghadirkan layanan secara nyata di lapangan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved