Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA ayam potong anjlok di tingkat peternak, Asosiasi Peternak Ayam dan mitra ayam broiler bagi-bagikan 11.500 ekor ayam potong secara gratis kepada warga Kota Semarang, Jawa Tengah.
Pemantauan Media Indonesia, Rabu (26/6), ribuan warga di beberapa lokasi di Kota Semarang sudah antre sejak pagi di beberapa titik untuk mendapatkan pembagian ayam gratis yang dilaksanakan oleh asosuasi peternak ayam dan mitra ayam broiler.
Undangan terbuka yang disebarluaskan melalui media sosial (medsos) mengundang warga untuk datang ke beberapa lokasi pembagian yang telah ditentukan Dinas Pertanian seperti di Jalan Slamet Riyadi, Pasar Bulu, Pasar Jatingaleh, Pasar Pedurungan, Pasar Gayamsari, dan Pasar Kramas (Tembalang) Kota Semarang dengan jumlah 11.500 ekor.
Dalam pembagian ribuan ayam potong tersebut, dilakukan dengan berbagai cara yakni dengan menunjukan KTP, namun sebagian dengan cara penukar kupon yang sehari sebelumnya telah dibagikan kepada warga melalui kepala lingkungan masing-masing, sehingga pembagian tidak sampai menimbulkan keributan.
Baca juga: Harga Anjlok, Peternak Ayam Pilih Kosongkan Kandang
Di depan Kantor Dinas Pertanian Kota Semarang, sedikitnya 3.000 ekor ayam potong dibagikan kepada warga yang sudah antre. Setiap warga menukarkan kupon atau menunjukkan KTP dengan seekor ayam potong.
"Saya datang setelah sebelumnya mendapat kupon dari Ketua RT di tempat saya, menunggu sejak pagi dan ketika mobil pembawa atam datang langsung antre," kata Haryani,34, warga Gayamsari, Kota Semarang
Perwakilan mitra penyalur ayam PT Mustika Jaya Lestari Yudi Ahmad Ashadi mengatakan, harga ayam potong di tingkat peternak anjlok hingga Rp7.000 per kilogram, sehingga para peternak merugi cukup besar. Ironinya, harga daging ayam potong di pasar masih tetap stabil Rp25.000-Rp30.000 per kilogram.
"Dengan harga tersebut seharusnya peternak masih bisa jual Rp20.000 per kilogram, tapi sekarang hanya Rp7.000 per kilogram," katanya.
Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Rusdiana mengatakan bahwa ayam potong yang dibagikan secara gratis tersebut layak kesehatan, karena sebelumnya ribuan ayam itu telah diberikan disinfektan. "Sebelum dibagi telah diperiksa dan diberi disinfektan, sehingga aman," imbuhnya. (X-15)
Tommy mengatakan meningkatkan nilai HPE konsentrat tembaga juga dipengaruhi tingginya permintaan industri global terhadap tembaga.
Jadi sumbangannya dalam bentuk makanan instan, kemudian pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya yang sudah kami identifikasi yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita.
Impor pakaian bekas ini selalu terjadi di mana pun. Pelaku juga sudah punya jaringan dan bekerja secara profesional.
KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) memusnahkan sebanyak 16.591 balpres pakaian bekas impor ilegal dari 19.931 temuan balpres pakaian bekas impor ilegal.
Pemerintah secara serius menargetkan penurunan signifikan pada biaya logistik nasional dalam rangka meningkatkan daya saing industri dan nilai tambah perekonomian.
TEMUAN pestisida etilen oksida pada produk mi instan merek Indomie Rasa Soto Banjar Limau Kulit yang beredar di Taiwan tengah ramai. Kementerian Perdagangan (Kemendag) buka suara
Pantauan harga pangan di Pasar Botania dan Tos 3000 Batam. Harga ayam Rp45.000, cabai rawit Rp85.000. Cek update harga sembako terbaru di sini.
Update harga pangan di Pasar Kadipaten Majalengka jelang Ramadan 2026. Cabai rawit, bawang, telur, dan daging sapi kompak naik. Cek tabel harganya.
Kenaikan harga cabai rawit merah dipicu berkurangnya pasokan dari Kabupaten Kepahiang, sementara harga beras premium Rp16.000/kg dan beras medium Rp13.750/kg.
HARGA ayam dan komoditas cabai merah keriting di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menjelang Ramadan 2026 terpantau mengalami kenaikan.
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Di Purwokerto, penurunan harga terjadi pada daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved