Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini kondisi cuaca buruk potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan pada sejumlah wilayah di Lampung pada Sabtu hingga Minggu (16/6) pagi.
Menurut BMKG, dalam rilis Tim Forecaster on Duty BMKG Radin Inten Lampung, di Branti, perlu kewaspadaan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang diperkirakan melanda wilayah Kabupaten Pesisir Barat, Lampung Barat, Way Kanan, Tulangbawang Barat, Tulangbawang, Lampung Tengah, Kota Metro, Kabupaten Lampung Timur, Kota Bandarlampung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Tanggamus pada siang hingga sore hari serta di wilayah Kabupaten Mesuji, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, dan Way Kanan pada malam hari.
BMKG menyampaikan pula, apabila terjadi perubahan cuaca yang signifikan akan diperbaharui dan diinformasikan melalui Whatsapp Group
(0816-404-333) dan media sosial Facebook (Infocuaca BMKG Lampung) atau bisa diakses langsung via situs di tautan stametlampung.com.
Prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku 15 Juni pukul 07.00 WIB sampai dengan 16 Juni 2019 pukul 07.00 WIB, menyebutkan angin secara umum bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan antara 5-20 knots (9-37 Km/jam). Jarak pandang berkisar antara 2-10 Km.
Suhu udara secara umum berkisar antara 23-34 derajat celsius, kecuali Lampung bagian barat (Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 17-30 derajat Celsius. Kelembapan udara secara umum berkisar antara 55-95%, kecuali Lampung bagian barat (Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 63-98%.
Baca juga: Presiden Minta Lampung Topang Kebutuhan Jakarta
Secara umum wilayah Lampung diprakirakan pagi hari berpotensi hujan ringan di wilayah Kabupaten Mesuji, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Way Kanan, Lampung Timur, Lampung Barat, Pesawaran, Tanggamus, dan Pesisir Barat.
Siang hingga sore hari berpotensi hujan ringan-lebat di wilayah Kota Bandarlampung, Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu, Kota Metro, Kabupaten Lampung Timur, Tanggamus, Lampung Tengah, Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Barat, Pesisir Barat, Tulangbawang Barat, Tulangbawang, dan Mesuji.
Malam hari berpotensi hujan ringan-lebat di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu, Lampung Timur, Tanggamus, Lampung Tengah, Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Barat, Pesisir Barat, Tulangbawang Barat, Tulangbawang, dan Mesuji. Dini hari berpotensi hujan ringan di wilayah Kabupaten Way Kanan, Mesuji, Tulangbawang Barat, Lampung Utara, Lampung Tengah, Pesisir Barat, Lampung Barat, Lampung Timur, Kota Bandarlampung, Kabupaten Pesawaran, dan Tanggamus. (OL-7)
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Proses pergantian komisaris PT LEB telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yakni UU No 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
Kakao bukan sekadar tanaman perkebunan biasa, melainkan sebuah sistem pertanian terintegrasi.
Kecepatan angin di wilayah Lampung umumnya berkisar antara 18-55 kilometer per jam, terutama di wilayah pesisir dan perairan seperti perairan Barat Lampung
Kementrans merencanakan untuk membuat program hilirisasi melalui industri yang melibatkan masyarakat transmigrasi.
Melalui penghijauan ini, para pemangku kepentingan berharap fungsi ekologis kawasan dapat kembali kuat sekaligus memberikan edukasi konservasi kepada masyarakat.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved