Kamis 11 April 2019, 18:47 WIB

Dua Terdakwa Pembakar Sekeluarga di Makassar Divonis Mati

Lina Herlina | Nusantara
Dua Terdakwa Pembakar Sekeluarga di Makassar Divonis Mati

Media Indonesia
Dua terdakwa pembunuh sekeluarga di Makassar saat menjalani sidang vonis, Kamis (11/4).

 

DUA terdakwa pembakar satu keluarga di Jalan Tinumbu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, M Ilham alias Ilo dan Sulkifli Amir alias Ramma dijatuhi hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (11/4).

Vonis hukuman mati diberikan lantaran keduanya dinyatakan terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap enam orang yang masih satu keluarga dengan cara membakar rumah milik korban.

Hakim dalam pertimbangannya menyatakan, perbuatan terdakwa menimbulkan kerugian dengan menghilangkan enam nyawa sekaligus. Bahkan kedua terdakwa, pernah terlibat dalam perbuatan pidana lain di luar perkara yang saat ini menjeratnya.

Enam orang yang meninggal karena terbakar itu, yaitu Haji Sanusi, 70, Hajjah Bondeng, 60, Hajjah Musdalifa, 40, Namira Ramadina, 21, Muhammad Fahri, 25 dan Ijas 5, yang merupakan kakek, nenek, tante, keponakan, dan cucu.

"Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan dan turut serta secara bersama-sama, melakukan perbuatan pelanggaran pidana," sebut Supriyadi, Ketua Majelis Hakim, saat membacakan amar putusannya.

Baca juga: Napi Pembakar Satu Keluarga Tewas dalam Ruang Isolasi Lapas Makassar

Dalam putusan itu Hakim menerapkan pasal 340 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Dakwaan itu sebagai tambahan dari pasal pasal 170 ayat 1 dan 2, pasal 351 ayat 2 juncto, pasal 333 ayat 1 dan 2 KUHP.

"Dengan ini memutuskan, terdakwa M Ilham alias Ilo dan Sulkifli Amir alias Ramma divonis hukuman mati," tegas Supriyadi.

Kedua terdakwa pun hanya bisa menangis mendengar putusan hakim terhadapnya. Keduanya tertunduk lesu, dan sesekali mengusap air mata di hadapan hakim.

Keduanya pun diberi waktu selama seminggu untuk mengajukan banding. "Masih ada waktu selama tujuh hari ke depan. Silakan, terdakwa apakah akan mengajukan banding atas vonis atau menerima," tutup Supriyadi. (X-15)

Baca Juga

MI/Jamaah

Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus, Ribuan Warga Berburu Nasi Jangrik

👤Jamaah 🕔Senin 08 Agustus 2022, 12:16 WIB
Nasi jangkrik merupakan nasi yang dibungkus memakai daun jati dengan lauk daging kerbau atau...
Dok. Bluebird

Bluebird-BIMC Hospital Bali Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Pengemudi dan Karyawan

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 11:46 WIB
Panca menambahkan, pengemudi sebagai garda terdepan mempunyai tanggung jawab sebagai pemberi pertolongan pertama, mengingat pengemudi...
MI/Sumaryanto Bronto

Pemprov NTT Tunda Kenaikan Tarif ke Komodo dan Padar

👤Palce Amalo 🕔Senin 08 Agustus 2022, 10:16 WIB
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menunda penerapan tarif masuk ke Pulau Padar dan Pulau Komodo sebesar Rp3.750.000 per...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya