Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
SUDAH hampir sepekan, harga bawang di sejumlah pasar wilayah Pangkalpinang dan Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel), bertengger di angka Rp46 ribu per kilogram.
Pantauan Media Indonesia, di pasar pembangunan Pangkalpinang harga bawang merah di pengecer yang sebelumnya Rp28-32 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp46 ribu per kilogram. Sedangkan di pasar Kite Sungailiat Bangka bervariasi berkisar antara Rp44-48 ribu per kg untuk pembelian eceran.
Salah satu pedang di pasar pembangunan Pangkalpinang, Roy, mengatakan sudah sepekan harga bawang naik yang dinilainya karena faktor cuaca, lantaran kerap hujan.
"Musim hujan memang bawang mahal, mungkin karena banyak yang gagal panen. Kami ngambil tinggi juga soalnya, sudah seminggu naik terus, kemungkinan pasti naik lagi," kata Roy, Minggu (7/4).
"kenaikannya hampir rata-rata Rp20 ribu per kilogram," imbuhnya.
Baca juga: TPID Surakarta Gelar Pasar Mirunggan Bawang
Kenaikan harga bawang merah ditanggapi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Babel, Sunardi, yang menyebutkan ada lonjakan harga terpantau pihaknya. Hal ini karena tingginya permintaan dan juga hari besar keagamaan.
"Memang ada kenaikan harga, ini karena permintaannya meningkat. Ada beberapa hari besar keagamaan, kemarin Isra Mi'raj, kemudian ceng beng," kata Sunardi.
Tak hanya bawang merah yang mengalami kenaikan, namun juga komoditi hortikultura lainnya seperti bawang putih, cabai merah dan cabai keriting.
"Kenaikannya masih terbilang wajar, cuma bawang merah yang agak tinggi. Mungkin karena musim hujan ini banyak yang gagal panen, dari segi distribusi kita juga sudah minta KSOP untuk memprioritaskan kebutuhan pokok dan sembako, apalagi ini menjelang puasa," ujarnya.
Sunardi memastikan ketersediaan stok mencukupi, untuk stok bawang merah sebanyak 41 ton, bawang putih 28 ton, cabai keriting 38 ton.
"Kalau komoditas hortikultura ini didatangkan secara kontinyu, 2-3 hari datang lagi," tuturnya.
Disinggung persiapan jelang puasa, Sunardi menyebutkan pihaknya berupaya untuk memantau agar tidak terjadi lonjakan harga dan memastikan ketersediaan stok serta jalur distribusi.
"Nanti juga akan ada operasi pasar dan pasar murah, kemudian dari Bulog untuk beras ada operasi pasar," pungkasnya.(OL-5)
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
Pantauan di Pasar Gedhe Klaten, Senin (9/3), harga beras lokal medium IR-64 stabil Rp14.000 per kilogram, dan beras Bulog SPHP tetap Rp12.500 per kilogram.
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Daging sapi dijual Rp 140 perkg, daging ayam Rp 39 ribu perkg, telur telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 per kg.
Harga cabai rawit merah sempat di angka Rp100 ribu per kilogram, kemudian turu. 80 ribu per kilogram, dan saat ini kembali hampir Rp100 ribu per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved