Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Polda Babel Gelar Lomba TPS Kreatif dan Antigolput

Rendy Ferdiansyah
01/4/2019 16:06
Polda Babel Gelar Lomba TPS Kreatif dan Antigolput
Kapolda Babel Brigjen Istiono mengujungi KPU Babel untuk memastikan Persiapan pemilu di Babel berjalan lancar(MI/RENDY FERDIANSYAH)

KEPOLISIAN daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan menggelar lomba Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kreatif dengan muatan budaya lokal dan lomba antigolput pada saat Pemilihan umum (Pemilu) 17 April mendatang.

Hal itu disampaikan Kepala Kepolisian daerah (Kapolda) Babel, Brigadir Jendral Istiono usai melakukan pengecekan kesiapan pemilu 2019 Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bangka Belitung, Senin (1/4).

Ia mengatakan untuk lomba TPS kreatif dilakukan biar suasa menyejukan. Untuk itu bagi TPS yang paling kreatif dengan budaya lokalnya akan ada hadiah. Bupati pun sepakat untuk itu.

Kedua, lanjut Kapolda, bukan hanya lomba TPS kreatif saja. Antigolput di TPS pun akan di perlombaan. Menurut Kapolda, lomba antigolput ini diberikan kepada TPS mana yang sudah 100% partisipasi pemilihnya sebelum pukul 13.00 WIB.

Ia mengutarakan dua lomba dalam pesta demokrasi ini adalah untuk membantu KPU memaksimalkan partisipasi pemilih.

"Pesta demokrasi 5 tahun sekali ini harus penuh gembira jangan penuh kekhawatiran. Makanya dua lomba ini upaya kita untuk membantu KPU memaksimalkan partisifasi pemilh agar tidak golput," ucap Kapolda didamping Ketua KPU Babel, Davitri.

"Kepada seluruh istri dan keluarga besar Polri di Jajaran Polda Babel ayo jangan sampai golput berikan hak suaranya di TPS-TPS yang telah ditentukan," imbau Kapolda.

 

Baca juga: Kejar Tenggat Distribusi Logistik, KPUD Tambah Tenaga Lepas

 

Sementara Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bangka Belitung (Babel) Davitri mengatakan mengapresiasi langkah Polda Babel menggelar dua lomba tersebut untuk memaksimalkan partisipasi pemilih.

Ia menambahkan untuk pembangunan TPS sudah dianggarkan di masing-masing KPU Kabupaten/Kota dengan besaran Rp1,6 juta.

Ia memastikan seluruh TPS di Babel belum ada satupun yang dibangun oleh KPU Kabupaten/Kota.

"Dari 3.803 TPS belum ada satu pun yang dibangun, biasanya seperti Pilkada dan Pemilu lalu seminggu sebelum hari H baru dibangun, biayanya Rp1,6 juta per TPS," kata Davitri.

Alasan kenapa belum ada TPS yang di bangun, lanjutnya karena hingga saat ini Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS) belum dilantik.

"KPPS ini baru selesai (27/3) tadi, dan rencanakanya akan kita lantik pada Rabu (10/4) mendatang," ujarnya.

Ia mengaku tidak akan terjadi kendala jika pembangunan TPS seminggu sebelum hari pencoblosan. Sebab pembangunan TPS tidak membutuhkan waktu yang lama.

"Saya rasa sehari selesai bangunnya, jadi tidak masalah kita optimistis itu," ucap Davitri. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya