Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Aceh akan menggelar 100 kegiatan berbasis daya tarik budaya, alam dan buatan manusia. Bahkan tiga kegiatan di antaranya, yakni Aceh Culinary Festival, Saman Gayo Festival, dan Internasional Diving Festival masuk dalam 100 Calendar of Event Wonderful Indonesia 2019.
Aceh Culinary Festival akan berlangsung di Banda Aceh pada 5-7 Juli, Saman Gayo Festival pada 18-19 Agustus di Gayo Lues dan Internasional Diving Festival pada 6-7 Oktober di Pulau Sabang.
Menteri Pariwisata (Menpar) Arif Yahya bersama Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah pun secara resmi melauching Calendar of Event (CoE) Aceh 2019 di Ruang Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata akhir pekan ini.
Menpar mengapresiasi launching CoE 2019 Aceh dengan tema 'Aceh Hebat melalui Ragam Pesona Wisata 2019' yang menunjukkan para pemimpin di Aceh bertekad mewujudkan pariwisata sebagai sektor andalan dalam meningkatkan perekonomian daerah dan mensejahterakan masyarakat.
"CoE comitment menjadi modal utama karena 50% keberhasilan pariwisata karena adanya komitmen pimpinan daerah, mulai gubernur, bupati dan walikota," kata Arief.
Baca juga: [INFO GRAFIS] 6 Kebijakan Pariwisata Pada 2019
“Aceh selalu menarik dikunjungi. Alam, budaya, dan kulinernya yang terbaik. Dengan beragam event digelar 2019, arus masuk wisman dijamin semakin besar. Selain atraksinya, aspek aksesibilitas dan amenitas Aceh juga sangat bagus. Aceh menjadi destinasi utama kapal pesiar dunia,” jelasnya.
Aceh juga ditetapkan sebagai destinasi unggulan untuk wisata halal. Kata Arief, pariwisata Aceh tengah bertranformasi menjadi destinasi pariwisata kelas dunia (world best halal destination) bersama destinasi halal lainnya di Nusa Tenggara Barat dan Sumatera Barat.
Sementara Nova menyebut melalui launching tersebut diharapkan Menpar dan jajarannya akan terus memberikan spirit dan dukungan kepada Aceh, dalam rangka menjadikan daerah di ujung Pulau Sumatera ini, sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.
"Aceh saat ini tengah menuju sebagai destinasi halal dunia guna mendorong meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Aceh," sebutnya.
Dia menambahkan, kunjungan wisatawan ke Aceh pada 2017 mencapai 2,9 juta terdiri dari 2,8 wisatawan nusantara (wisnus) dan 78 ribu wisatawan mancanegara (wisman) atau terjadi peningkatan dibandingkan tahun 2016 sebanyak 2,1 juta ( 2 juta wisnus dan 76 ribu wisman).
"Targetnya kunjungan wisatawan tahun ini mencapai 3 juta wisnus dan 40 ribu wisman," paparnya.
Saat ini, angka kunjungan wisatawan ke Aceh mencapai 106.281 wisman dan sebanyak 2.391.968 wisnus pada tahun 2018 lalu. (OL-7)
Bantuan yang disalurkan tidak hanya menyasar kebutuhan jangka pendek, tetapi juga perbaikan infrastruktur jangka panjang.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menggelar kegiatan Tarhib Ramadan melalui tradisi Meugang bersama masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh pada Senin (16/2).
Harga daging sapi dan kerbau di sejumlah wilayah di Aceh, seperti Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan Aceh Selatan, tembus Rp200 ribu per kilogram.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved