Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
RASA lelah tidak meredupkan keinginan Jokowi untuk berkelakar dan mengungkapkan perhatiannya kepada sang istri, Iriana.
Bahkan hal itu dilontarkannya di hadapan ribuan masyarakat yang hadir di Gedung Serba Guna Pemprov Sumatra Utara, Jalan Willem Iskandar, Kota Medan, Jumat (15/3).
Awalnya, calon presiden Nnomor urut 01 itu, menyampaikan kata-kata penghormatan kepada para ulama dan tokoh masyarakat yang hadir, saat memulai pidatonya.
Jokowi hadir atas undangan berbagai elemen masyarakat yang menggelar acara Tabligh Akbar dan Dzikir Bersama bertema Satu untuk Negeri.
Ucapan sapa pun berlanjut kepada kaum ibu dan istrinya sendiri, Iriana.
"Ibu-ibu yang saya cintai dan yang paling saya cintai, saya sayangi, Iriana," ujarnya.
Baca juga : Reaksi Pedagang Jeruk Balige saat Dagangannya Dibeli Jokowi
Ungkapan ini lantas disambut meriah oleh para peserta yang didominasi kaum ibu. Ada yang tertawa, bertepuk tangan dan mengangguk-anggukkan kepala sambil tersenyum. Tidak terkecuali Iriana.
Iriana duduk lesehan berbaur dengan ibu-ibu di bawah panggung utama.
Mengenakan kerudung oranye berbintik hitam, Iriana pun tampak tersenyum sumringah setelah mendengar sang suami tanpa sungkan mengungkapkan rasa cinta di hadapan banyak orang.
Serupa dengan Jokowi, tidak tampak raut lelah dari wajahnya meski sudah seharian mendampingi sang suami sampai ke pelosok daerah di Sumut.
Bukan cuma hari ini, Jokowi dan istri akan berada di Sumatra Utara sampai Minggu (17/3) guna menghadiri berbagai agenda.
Mulai dari blusukan ke pasar, sampai peresmian insfrastruktur teranyar di Sumut, Pelabuhan Sibolga, yang berjarak tempuh darat hingga 8 jam dari Medan. (OL-8)
TOKOH suku Dayak, Panglima Jilah, mempertanyakan nasib pembangunan Dayak Center di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang pernah dijanjikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved