Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SITUASI cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) mempersiapkan tenaga khusus untuk menangani penyumbatan drainase di seluruh wilayah Kota Denpasar saat puncak musim hujan seperti sekarang ini.
Tenaga khusus yang dimaksud adalah Pasgap Biru Dinas PU. Mereka ini siap siaga dan diterjunkan secara khusus di beberapa titik yang sering mengalami sumbatan drainase.
Meski hari libur, seperti hari Minggu atau tanggal merah lainnya, tenaga Pasgap Biru Dinas PU Denpasar tetap bekerja, misalnya membersihkan kawasan Jalan Pulau Galang, Desa Pemogan yang tersumbat sampah plastik dan membuat air drainase meluber ke jalan dari Minggu (10/3) hingga Senin (11/3) pagi.
Kepala Dinas PU Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta mengatakan, pihaknya memiliki 329 tenaga Pasgap Biru yang bertugas menangani masalah kebersihan sungai di Kota Denpasar. Hal itu disiapkan secara khusus oleh Pemkot Denpasar untuk melakukan pembersihan beberapa aliran sungai yang membelah Kota Denpasar.
Baca juga: Maret, Curah Hujan masih Tinggi
“Tenaga khusus pembersih sungai tersebut merupakan upaya untuk terus menjaga kebersihan sungai-sungai di Denpasar. Beberapa sungai juga sebagai skala prioritas seperti Tukad Mati dan Tukad Badung, yang notabene merupakan sungai yang cukup besar,” jelasnya.
Pasukan biru ini bekerja di bawah komando Dinas PU Kota Denpasar yang bertugas membersihkan sampah-sampah yang ada di sungai di seputaran Kota Denpasar.
Seperti giat yang dilaksanakan kali ini karena sumbatan mengganggu rutinitas warga sekitar. Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat turut serta dalam menjaga kebersihan dan tidak menjadikan sungai sebagai tempat membuang sampah yang akan berdampak buruk pada kebersihan pantai.
Terkhusus pada kegiatan di Pulau Galang, pihaknya menerjunkan dua armada pengangkut sampah yang diangkat Pasgap Biru dari sungai tersebut.
“Kebanyakan sampah plastik yang ditemukan petugas di lapangan, dan ini juga telah kita antisipasi dengan memasang jaring” ujarnya.
Selebihnya, Jimmy menyampaikan antisipasi untuk sampah di Pemogan yang di hilir agar tidak terbawa hingga laut pihaknya telah memasang jaring sampah.
Hal ini nantinya diharapkan dapat memudahkan petugas untuk mengumpulkan lokasi sumbatan akibat dari sampah. Ia berharap agar masyarakat turut serta menjaga kebersihan sungai sekitar desa pemogan dengan tidak membuang sampah sungai.
Antisipasi ini dilakukan agar tidak pada saat curah hujan tinggi nanti dapat mengakibatkan banjir akibat dari sampah yang menyumbat di drainase.
“Mari tingkatkan kesadaran bersama, dan kami bersama Pasgap Biru PU Denpasar siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ujarnya. (OL-2)
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Melampaui sidak terminal, inilah 5 kebijakan radikal Menteri LH Hanif Faisol untuk tuntaskan krisis sampah nasional melalui sistem MRF dan Gakkum.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran untuk mengurangi timbulan sampah selama perjalanan.
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memperkirakan total sampah yang dihasilkan selama periode mudik bisa mencapai sekitar 71.960 ton.
Anggota DPR RI Arif Riyanto Uopdana mendorong pembangunan TPS 3R dan TPA modern di Pegunungan Bintang demi atasi masalah sampah di Oksibi
Pemda mengakui adanya kendala pengangkutan akibat daya tampung TPA yang sudah tidak memadai.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth minta agar ada evaluasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI setelah Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang kongsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved