Kamis 07 Maret 2019, 15:35 WIB

WNA Masuk DPT ada di 9 Daerah

Faishol Taselan | Nusantara
WNA Masuk DPT ada di 9 Daerah

FOTO ANTARA/Seno S./

 

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur (Jatim) memerintahkan kepada KPU daerah untuk segera berkoordinasi dengan Dispenduk Capil Kabupaten/Kota. Koordinasi ini diperlukan terkait temuan adanya warga negara asing yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT).
        
KPU Jatim merespon cepat terkait adanya informasi mengenai adanya warga negara asing ber KTP elektronik. Laporan yang masuk ke KPU Jatim ada 9 daerah yang WNA ber KTP elektronik.

Menurut Divisi Data Dan Informasi KPU Jatim, Nuril Amalia, pihaknya memerintahkan kepada KPU Kabupaten Kota untuk segerh berkoordinasi dengan Dispenduk Capil. KPU Kabupaten Kota diminta mendata dan segera turun ke masyarakat untuk memastikan.
       
"Data akan dicocokan dengan DPT yang ada di KPU Jatim, bila ditemukan akan segerah dicoret dari DPT," katanya di Surabaya, Kamis (7/3).

 

Baca juga: Bawaslu Sleman Pastikan Ada Seorang WNA Masuk DPT
        

Menurut Nuril Amalia, syarat utama pemilih adalah Warga Negara Indonesia. Meskipun WNA memiliki KTP elektronik, tetap tidak bisa mengunakan hak pilihnya.

"Selama ini data yang masuk ke KPU Jatim hanya NIK, tidak ada status kewarga negaraan sehingga tidak bisa ikut pemilu," katanya. (OL-3)

Baca Juga

Dok, Pribadi

DPRD Maluku Minta RUU Daerah Kepulauan Segera Direalisasikan

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 23:52 WIB
Menurut dia, setiap anggaran yang dikucurkan kepada Maluku, selalu mengacu pada luas daratan. Padahal, Maluku adalah provinsi yang berbasis...
DOK/ASTRA INTERNASIONAL

Optimalkan Pertanian Kopi, Universitas Jember dan Astra Dampingi Sekolah Kopi

👤Bayu Anggoro 🕔Senin 08 Agustus 2022, 23:35 WIB
Sekolah kopi ini merupakan badan usaha milik desa (BUM-Des) yang dibiayai oleh PT Astra serta didampingi oleh Lembaga Penelitian dan...
DOK/ASTRA INTERNASIONAL

Didukung Pemda dan Astra, Petani Ponorogo Ekspor 300 Ton Rempah-Rempah

👤Bayu Anggoro 🕔Senin 08 Agustus 2022, 23:25 WIB
Setelah mengekspor 50 ton temulawak dan kunyit pada Maret 2022, Senin (8/8), sebanyak 300 ton komoditas serupa ditambah jahe dan pinang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya