Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMANDO Distrik Militer 0612 Tasikmalaya bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat menggelar program Nasional Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang digelar di Kampung Sukamaju, Desa Cintalahab, Kecamatan Karangjaya.
Melalui program TNI tersebut, dibangun 13 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bersama masyarakat guna menetaskan angka kemiskinan.
"Sebelumnya, di 2017 Badan Pusat Statistik (BPS) telah mencatat angka kemiskinan yang ada di 39 Kecamatan, Kabupaten Tasikmalaya berjumlah 189.350 kepala keluarga, kategori miskin dengan penduduk sebanyak 1.806.775 jiwa. Pembangunan tersebut menjadi program TMMD ke 104 dengan membangun 13 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)," ujar Dandim 0612 Tasikmalaya, Letkol Inf Nur Ahmad, Rabu (20/2).
Nur mengatakan rumah yang dibangun melalui program RTLH ialah upaya TNI untuk membantu pemerintah daerah dalam menetaskan angka kemiskinan yang selama ini masih terbilang cukup tinggi atau 10,84%. Malah pengentasan kemiskinan, kata Dandim, tentu menjadi tanggung jawab semua baik anggota TNI maupun pemerintah daerah.
Berdasarkan hasil laporan di lokasi, pembangunan dipimpin langsung oleh Danramil beserta para anggota dibantu 40 orang masyarakat setempat.
"Semoga dengan adanya program rutilahu, paling tidak hidup tinggal masyarakat miskin membaik dari sebelumnya. Beban berat yang dialami masyarakat miskin untuk membangun rumah, menjadi sebuah kebahagiaan dengan sendirinya," katanya.
Baca juga: Di Tasikmalaya, 30 Kotak Suara Rusak
Sementara, Kepala Desa Cintalahab Mahpudin, Program TMMD tersebut juga mencangkup pengaspalan jalan sepanjang 1.285 meter. Hal ini dinilai akan membua masyarakat desa bersemangat kembali terutama dalam meningkatkan perekonomian.
"Alhamdulilah, program TMMD yang dilakukan oleh TNI AD bisa membantu pemerintah Desa dan pemerintah Kabupaten Tasikmalaya," tambahnya.
Ia juga berharap anggaran dana desa yang diberikannya selama ini bermanfaat bagi masyarakat untuk mendorong perekonomian termasuk memberi berbagai kegiatan usaha.
"Dana desa yang telah diberikan pemerintahan Jokowi paling banyak digunakan untuk infrastruktur jalan Desa, pembangunan sarana dan prasarana yang memadai untuk masyarakat di Desa," paparnya. (OL-3)
PEMERINTAH Indonesia menegaskan rencana pengerahan hingga 8.000 personel TNI ke Gaza akan sepenuhnya berfokus pada misi kemanusiaan, bukan operasi tempur.
Donny Pramono menyatakan bahwa proses penyiapan pasukan untuk misi perdamaian dan kemanusiaan ke Gaza, Palestina, terus dimatangkan.
Jumlah pelanggaran prajurit TNI 2025 menurun hingga 40%. Namun, tantangan disiplin dan kejahatan siber masih jadi sorotan.
Pemerintah mengambil langkah konkret dengan memperkuat pengamanan bandara khususnya di wilayah di Papua menyusul insiden penembakan pesawat perintis di Papua Selatan.
Indonesia siapkan 8.000 personel TNI untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF) di Gaza, tunjukkan komitmen misi perdamaian.
PEMERINTAH berencana mengirim 8.000 prajurit TNI ke Gaza, Palestina untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF). Keputusan itu dinilai sarat risiko
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved