Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYALURAN bantuan sosial beras untuk masyarakat sejahtera (rastra) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tahun ini kemungkinan akan dihentikan sementara mulai April 2019. Namun Bulog Sub Divisi Regional Cianjur masih tetap akan menyerap beras dari para petani.
"Penyaluran bansos rastra di Kabupaten Cianjur kemungkinan sampai April. Setelah itu kita otomatis tidak punya outlet penyaluran," terang Kepala Bulog Subdivre Cianjur, Agus Siswantoro, Rabu (12/2).
Saat ini stok beras di Bulog Subdivre Cianjur mencapai hampir 6 ribu ton. Stok yang ada di empat gudang milik Bulog Subdivre Cianjur sebanyak 4.500 ton ditambah pasokan dari Kabupaten Karawang sebanyak 1.500 ton.
Empat gudang Bulog Subdivre Cianjur berada di Panembong dan Bojong di Kabupaten Cianjur, di Pasirhalang Kabupaten Sukabumi, dan di Dramaga Kota Bogor.
"Stok kita cukup. Saat ini ada 4.500 ton kemudian dapat tambahan 1.500 ton dari Karawang. Tapi begitu kami terus melaksanakan penugasan penyerapan beras," ujarnya.
Baca juga: Bulog Perlu Ubah Strategi Penyerapan Stok
Agus menuturkan nanti setelah April, Bulog menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemerintah pusat menyangkut kelanjutan program berikutnya. Tahun ini Bulog Subdivre Cianjur menargetkan bisa menyerap pengadaan beras sebanyak 19.429 ton.
"Selama satu tahun ini jika dibulatkan kami targetkan pengadaan beras sebanyak lebih kurang 20 ribu ton," tutur Agus.
Agus optimistis target pengadaan beras sebanyak itu bisa tercapai. Dalihnya, selama ini target pengadaan beras dari tahun ke tahun selalu tercapai bahkan melebihi.
"Tahun lalu pagunya lebih kurang antara 30 ribu ton hingga 35 ribu ton. Realisasinya melebihi target lebih dari 100%," tukas Agus.
Berdasarkan data Bulog Subdivre Cianjur, target pegadaan beras selama 2019 sebanyak 19.429 ton. Rincian pengadaan beras yaitu, pada Januari sebanyak 188 ton, Februari sebanyak 1.910 ton, Maret sebanyak 2.581 ton, April sebanyak 3.114 ton, Mei sebanyak 2.738 ton, Juni sebanyak 745 ton, Juli sebanyak 385 ton, Agustus sebayak 811 ton, September sebanyak 1.385 ton, Oktober sebanyak 2.789 ton, November sebanyak 1.582 ton, dan Desember sebanyak 931 ton.
Target tersebut berasal dari pemasok sebanyak 11.408 ton dan dari satuan kerja sebanyak 8.021 ton. (OL-3)
PERUM Bulog Kantor Wilayah Jawa Tengah menyatakan kesiapan penuh menjalankan penugasan pemerintah dalam penyerapan gabah dan beras sepanjang 2026.
MENTERI Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan stok cadangan beras pemerintah (CBP) hingga 2029 di angka 4 juta ton.
Aceh menjadi wilayah dengan prioritas tertinggi karena tingkat dampak bencana yang berat serta sejumlah daerah yang aksesnya sempat terputus.
MEMASUKI 2026 pemerintahan Kabinet Merah Putih terlihat sedang euforia merayakan pencapaian swasembada beras 2025.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Sebanyak 1,5 juta ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan disalurkan untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Dedi menyatakan bahwa inventarisasi dan penetapan batas sempadan oleh Kementerian PU akan menjadi "senjata" bagi pemerintah daerah untuk melakukan penegakan hukum secara tegas.
Faris menyatakan pesimisme terhadap upaya islah yang telah dilakukan.
Tepung kemasan bermerek membuat produk disukai pembeli dari berbagai wilayah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved