Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN jiwa di 8 kampung di Desa Neglasari, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terancam longsor dan banjir bandang susulan menyusul masih tingginya intensitas curah hujan.
Saat ini mereka mengungsi sementara ke tempat lebih aman dengan menempati tenda-tenda yang sudah disiapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Bencana yang menerjang wilayah tersebut beberapa hari lalu itu mengakibatkan sejumlah bangunan rumah warga rusak serta merendam lahan persawahan.
Berdasarkan asesmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, jumlah warga yang terdampak longsor dan banjir beberapa hari lalu itu mencapai 124 kepala keluarga atau sebanyak 436 jiwa ditambah 2 bangunan masjid, 1 madrasah, dan 1 bangunan Posyandu.
Sebanyak 181 jiwa mengungsi ke tempat lebih aman, sedangkan sisanya sebanyak 255 jiwa memilih bertahan di permukiman asal.
Dari hasil pendataan, terdapat lima bangunan rumah yang rusak berat karena tergerus material tanah longsor. Lokasinya berada di Kampung Cioray RT 001/005, satu rumah rusak berat di Kampung Tugu RT 002/010 akibat terseret luapan air Sungai Cicareuh, serta satu rumah rusak berat akibat tanah longsor di Kampung Garunggang RT 02/06.
"Terdapat juga 10 rumah yang rusak ringan. Sedangkan ratusan rumah lainnya dalam kondisi terancam," kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman, Selasa (29/1).
Baca juga: Di Buleleng, Satu Keluarga Tewas Tertimbun Longsor
Selain terdapat lima bangunan rumah warga yang rusak, lanjut Eka, terdapat juga ratusan rumah lainnya yang terancam longsor susulan, pergerakan tanah, dan luapan air Sungai Cicareuh.
Eka menyebutkan potensi terjadinya bencana susulan relatif tinggi mengingat hingga saat ini curah hujan cukup tinggi.
"Makanya, untuk mengantisipasi risiko bencana, kita ungsikan sementara warga yang terancam ke tempat aman. Kami sudah membuat tenda pengungsian. Lokasinya masih berada di Desa Neglasari. Sekaligus juga kita droping kebutuhan dasar bagi para pengungsi," ujarnya.
Sementara itu lahan sawah rusak yang sudah ditanami luasannya mencapai 65 hektare. Kerusakannya akibat tertutup tanah yang terbawa luapan air Sungai Cicareuh. Lokasinya tersebar di 10 rukun warga (RW).
"Untuk total nilai kerugian akibat bencana di Desa Neglarasi ditaksir mencapai Rp363 juta," tandasnya. (OL-3)
INTENSITAS bencana tanah longsor akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi di Kota Depok, Jawa Barat per Februari 2026 meningkat.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan tebing setinggi sekitar 30 meter longsor.
Sebanyak 35 rumah rusak berat serta tertimbun akibat tanah longsor yang terjadi pada November 2025.
BENCANA longsor yang melanda Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pada 25 November sekitar pukul 11.00 WIB menyisakan duka mendala.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved