Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menerima penyerahan Burung Merak (Pavo sp) dari Balai Karantina Kelas I Pekanbaru Wilayah Kerja Sungai Guntung Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (27/11).
Tim Penyelamat BBKSDA Riau berjumlah tiga orang, dipimpin oleh Kepala Resort Pekan Heran, menerima penyerahan satwa liar berupa Burung Merak sebanyak 7 ekor terdiri atas 5 ekor dewasa dan 2 ekor anakan.
"Pada saat penyerahan asal usul dan jenis kelamin belum diketahui," jelas Humas BBKSDA Riau, Dian Indriarti, di Pekanbaru, Selasa.
Dian menjelaskan, tim rescue berangkat dari pelabuhan Sungai Guntung, Kecamatan Keteman, menuju Tembilahan dengan menggunakan kendaraan air speedboat menempuh perjalanan kurang lebih 3,5 jam.
Sekitar pukul 19.00 WIB, tim melanjutkan perjalanan menuju Kantor Bidang Wilayah I Rengat dan tiba pada pukul 22.00 WIB. Tim langsung memindahkan burung Merak dari kardus ke kandang kerangkeng yg sudah dipersiapkan oleh pendamping Resor Pekan Heran.
"Selanjutnya tim bersama anggota Balai Karantina Sungai Guntung mengantarkan ketujuh Burung Merak tersebut ke kandang transit satwa Balai Besar KSDA Riau," jelasnya.
Sebelumnya, lanjut Dian, burung tersebut terlebih dahulu diperiksa di Balai Karantina Wilayah I Pekanbaru untuk diambil sampel darah, air liur dan dicek kesehatannya. Secara fisik ketujuh satwa tersebut dalam kondisi baik. (OL-1)
Berkat proses evolusi yang panjang, burung telah mengembangkan berbagai adaptasi luar biasa untuk bertahan di tengah kondisi yang keras.
Penelitian terbaru menunjukkan lubang besar di bagian atas tengkorak dinosaurus T. rex bagian dari sistem termoregulasi yang mirip dengan “pendingin udara” alam
Kombinasi bodi ramping dan otot yang kuat memungkinkan walet melakukan penerbangan jarak jauh tanpa kelelahan yang berarti.
Menurut Simply Birding, habitat utama Nyctyornis amictus meliputi hutan tropis primer dan sekunder di Thailand, Semenanjung Malaysia, Sumatra, dan Kalimantan.
Burung beo malam (night parrot), salah satu burung paling misterius di dunia, kembali mengejutkan para ilmuwan.
Burung yang paling sering terlihat di punggung badak Afrika adalah oxpecker. Burung ini menghabiskan sebagian besar waktunya di tubuh hewan besar untuk mencari makan.
Program ini bertujuan untuk mendorong kepedulian dan aksi nyata terhadap lingkungan agar tercipta masa depan yang lebih sehat, berkelanjutan, dan layak bagi generasi mendatang.
Robot bawah laut otonom Mako diuji di Great Barrier Reef untuk menanam benih lamun secara presisi. Teknologi ini diklaim mampu mempercepat restorasi.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Di tengah tekanan deforestasi, perubahan iklim, dan tuntutan pasar terhadap komoditas berkelanjutan pemerintah dan pelaku usaha kehutanan mulai menggeser paradigma pengelolaan hutan.
Pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia menuntut keterlibatan nyata lintas generasi, khususnya generasi muda.
KLH/BPLH menentapkan dua desa bagi sebagai desa konservasi untuk perlindungan Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) di kawasan Sungai Mahakam,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved