Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDASAR hasil perhitungan cepat (quick count) sementara untuk pemilihan Gubernur Sumatra Selatan dari beberapa lembaga survei, pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya meraih suara tertinggi dan mengalahkan rivalnya Dodi Reza-Giri Ramandha.
Mendengar hasil perhitungan cepat itu, pasangan calon nomor urut 1 yang tengah berkumpul di kediaman Herman Deru di kawasan Kenten, Palembang langsung menunjukkan ekspresi kebahagian di depan tim sukses.
Herman Deru pun membuka kedua tangannya dan menyambut Mawardi Yahya dengan pelukan yang hangat. Suasana haru pun terasa saat keduanya berpelukan.
Herman terus-terusan mengucap rasa syukurnya, karena hasil quick count sementara ini sesuai dengan prediksinya. "Kita telah menjalankan pilkada damai. Beberapa lembaga survei sudah memenangkan dengan selisih suara 7%, selisih terdekat dengan paslon nomor urut 4," ujarnya.
Beberapa lembaga survei seperti Lembaga Survey Indonesia (LSI), Indikator, dan Populi Center mencatat kemenangan Herman-mawardi dengan perolehan suara lebih dari 38%. Sedangkan Dodi-Giri meraih suara sekitar 31%, disusul Ishak Mekki-Yudha Pratomo 20,14% dan Aswari Rivai-Irwansyah sekitar 9,73%.
Herman Deru menyebut akan terus mengawal hasil akhir perhitungan suara Pilkada Sumsel 2018. "Hasil ini perlu dikawal sampai akhri termasuk dengan janji-janji saya. Jangan sampai ada kericuhan dan masyarakat Sumsel jadi korban pihak tidak bertangung jawab," katanya.
Jika nanti dirinya dan Mawardi Yahya resmi menjabat sebagai pemimpin Sumsel, Herman Deru akan memberikan pelayanan yang maksimal. Beberapa janji yang akan direalisasikan dalam jangka pendek ialah perbaikan infrasruktur rusak yang sangat membuat masyarakat tidak nyaman.
"Itu kerja pertama kita, agar semua Kabupaten/kota terkoneksi dengan baik dan tidak membuat bahan pokok menjadi naik. Harus saling berkoordinasi antara kota dan kabupaten," terangnya.
Herman pun mengajak para kandidat lain untuk bersama-sama membangun Sumatra Selatan. "Ayo kita hentikan perdebatan ini dan sama-sama membangun Sumsel," ungkapnya.
Ia juga meminta semua pihak untuk mengawal selama kepemimpinannya di Sumsel lima tahun ke depan agar jangan sampai paslon ini menjadi pemimpin yang ingkar janji.
"Kawal saya untuk menjalankan semua program yang sudah saya utarakan kepada masyarakat bahwa ini bukan bicara mengejar jabatan tapi ini bicara pengabdian bahwa pemimpin itu adalah pelayan dan tidak boleh pelayan untuk tidak menepati yang dilayani," ujarnya. (X-12)
Direktur IPR, Iwan Setiawan, menyebutkan alokasi anggaran umum untuk Pilkada langsung tahun 2024 saja mencapai Rp38,2 triliun.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Pilkada tak langsungĀ bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved