Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Angka Pengangguran di Kota Depok 2026 Tembus 6,52 Persen, Didominasi Usia 15-29 Tahun

Kisar Rajagukguk
28/3/2026 22:25
Angka Pengangguran di Kota Depok 2026 Tembus 6,52 Persen, Didominasi Usia 15-29 Tahun
Ilustrasi, job fair di Kota Depok.(Dok. MI)

BERDASARKAN data yang diperoleh oleh Media Indonesia dari Dinas Tenaga Kerja Kota Depok pada Sabtu siang (28/3/2026), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2026 di Depok, tercatat sebesar 6,52 persen. Angka pengangguran di Depok didominasi oleh anak muda usia 15-29 tahun.

Tingginya angka pengangguran di Kota Depok, salah satunya disebabkan oleh ketidaksesuaian antara ketrampilan yang dimiliki oleh pencari kerja dengan kebutuhan pasar kerja (link and match).

"Tingkat pengangguran di Kota Depok 2026 tercatat 6,52 persen meskipun Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah berupaya melakukan berbagai langkah, antara lain pelatihan kerja," kata Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, Sabtu, (28/3).

Untuk menurunkan angka pengangguran di Kota Depok, ia mengatakan  Pemkot Depok akan berupaya  mendorong lahirnya wirausaha baru.

"Kami akan terus mendorong lahirnya wirausaha baru sebagai langkah strategis untuk menekan angka pengangguran yang masih menjadi tantangan pembangunan daerah," ucapnya.

Lapangan kerja wirausaha, kata dia untuk memperkuat program ketenagakerjaan yang lebih adaptif dan berkelanjutan. “Upaya penurunan angka pengangguran harus terus diperkuat melalui penciptaan wirausaha baru, perluasan kesempatan kerja, serta penguatan program-program di sektor tenaga kerja,” ujarnya.

Pemkot Depok, sambung dia akan melatih wirausaha. "Kami akan terus latih wirausaha baru agar semakin berkembang," ucapnya.

Dikatakan olehnya,  pengembangan kewirausahaan menjadi salah satu solusi efektif dalam membuka lapangan kerja baru, sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Selain itu, ia menekankan Pemkot Depok juga berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan dan peningkatan daya saing tenaga kerja agar mampu bersaing di dunia kerja.

“Peningkatan kualitas tenaga kerja, penguatan keterampilan, dan daya saing angkatan kerja harus menjadi prioritas dalam pembangunan daerah,” tambahnya.

Dengan berbagai langkah tersebut,  lanjutnya, Pemkot Depok optimistis dapat menekan angka pengangguran. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya