Headline

Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.

Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Tiba di Jakarta Kamis Pagi

Mohamad Farhan Zhuhri
26/3/2026 13:41
Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Tiba di Jakarta Kamis Pagi
Ilustrasi: Kepadatan pemudik saat mengantre untuk memasuki peron di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (15/3/2026)(MI/Usman Iskandar)

GELOMBANG arus balik Lebaran 2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta masih menunjukkan tren yang tinggi. Hingga Kamis (26/3) pukul 09.00 WIB, tercatat sebanyak 52.471 penumpang tiba di berbagai stasiun di Jakarta dan sekitarnya, melampaui angka keberangkatan di hari yang sama.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengonfirmasi bahwa volume kedatangan saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan angka keberangkatan yang berada di level 33.520 penumpang.

“Arus balik di wilayah Daop 1 Jakarta masih cukup tinggi. Volume kedatangan masih mendominasi dibanding keberangkatan, dan kami memastikan pelayanan berjalan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Franoto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/3).

Ia menjelaskan, Stasiun Pasar Senen dan Gambir kembali menjadi titik utama kedatangan penumpang. Pada hari ini, Pasar Senen mencatat 18.203 penumpang datang, disusul Gambir 15.815 penumpang, dan Bekasi 8.477 penumpang.

Sementara dari sisi keberangkatan, Pasar Senen juga menjadi stasiun dengan volume tertinggi sebanyak 15.061 penumpang, diikuti Gambir 7.828 penumpang dan Bekasi 5.448 penumpang.

KAI mencatat, selama masa Angkutan Lebaran 11 Maret hingga 1 April 2026, total kapasitas yang disediakan mencapai 1.083.674 tempat duduk untuk perjalanan kereta api jarak jauh. Hingga 26 Maret, sebanyak 742.715 penumpang telah diberangkatkan, dengan total tiket terjual mencapai 858.748 atau okupansi rata-rata 79 persen.

Meski arus balik masih berlangsung, peluang masyarakat untuk bepergian tetap terbuka. Untuk periode 26 Maret hingga 1 April 2026, masih tersedia 198.535 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan pelanggan.

Lonjakan mobilitas penumpang sejatinya sudah terlihat sejak awal masa mudik. Pada periode 11–20 Maret, KAI Daop 1 Jakarta telah memberangkatkan 483.389 penumpang, dengan puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret yang mencapai 53.576 penumpang dalam satu hari.

Memasuki periode Lebaran pada 21-22 Maret, volume keberangkatan tercatat 97.297 penumpang, sementara kedatangan mencapai 62.254 penumpang. Adapun sejak dimulainya arus balik pada 23 Maret, jumlah kedatangan harian konsisten berada di kisaran 49 ribu hingga 53 ribu penumpang.

Penumpang yang tiba di Jakarta didominasi dari kota-kota di Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat, seperti Semarang, Yogyakarta, Surabaya, hingga Bandung. Sementara tujuan favorit selama masa Lebaran antara lain Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, dan Jember.

Di tengah tingginya permintaan, KAI juga menghadirkan sejumlah stimulus, di antaranya promo diskon 20 persen untuk kelas eksekutif dalam program “Promo Silaturahmi” yang berlaku hingga 1 April 2026. Selain itu, diskon 30 persen untuk kelas ekonomi komersial juga diberikan pada periode 14-29 Maret sebagai bagian dari dukungan terhadap stimulus ekonomi pemerintah.

Dari sisi ketersediaan, hingga akhir masa angkutan Lebaran masih tersedia 123.081 kursi kelas eksekutif, 64.756 kursi ekonomi komersial, dan 10.698 kursi ekonomi PSO.

KAI juga memperkuat layanan di lapangan dengan menghadirkan berbagai fasilitas tambahan, mulai dari petugas kebersihan ekstra, customer service mobile, pengamanan terpadu bersama TNI/Polri, hingga layanan tematik Lebaran di stasiun dan kereta.

Secara keseluruhan, total tiket yang terjual untuk layanan kereta api jarak jauh dan lokal selama masa Angkutan Lebaran mencapai 943.673 tiket, dengan tingkat okupansi rata-rata 78 persen dari total kapasitas 1.206.610 tempat duduk. (P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya