Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Uya Kuya, bersama anggota DPRD DKI Jakarta, Astrid Kuya, menggelar aksi sosial bertajuk "PANsar Murah Ramadhan" di kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, ribuan pengemudi ojek daring (ojol) dan warga sekitar memadati lokasi untuk mendapatkan paket sembako murah dan tunjangan hari raya (THR).
Ribuan warga rela mengantre dengan tertib demi mendapatkan beras dan bantuan tunai yang dibagikan langsung oleh pasangan selebritas sekaligus politisi PAN tersebut.
Di sela-sela pembagian sembako, Uya Kuya sempat terkejut saat melihat seorang pria berusia sekitar 40 tahun ikut mengantre dengan mengenakan kaos hitam bergambar Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), yang sedang memikul beras.
Saat dihampiri Uya, pria tersebut mengaku sengaja membeli kaos itu di platform belanja daring karena mengidolakan sosok Menteri Koordinator Bidang Pangan tersebut.
"Beli di Shopee Mas Uya. Saya ngefans sama Pak Zul," ujar pria tersebut yang disambut gelak tawa dan apresiasi dari Uya Kuya serta warga lainnya.
Uya Kuya, yang juga merupakan anggota Komisi IX DPR RI, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi rutin, melainkan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
"Kegiatan PANsar ini merupakan arahan dari Pak Ketum Zulkifli Hasan agar seluruh legislator PAN meningkatkan kesalehan sosial dengan membantu masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing," kata Uya Kuya.
Melalui gerakan "PAN Bantu Rakyat", Uya berharap nilai kebersamaan dan persatuan sosial di tengah masyarakat dapat terus terjaga, terutama dalam menghadapi dinamika ekonomi selama bulan Ramadan.
"Kami ingin PAN semakin dekat di hati masyarakat dan kehadiran kami benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung," tambahnya.(H-2)
Komisi Pencari Fakta mengungkap adanya massa suruhan terorganisir di balik penjarahan rumah anggota DPR dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam kerusuhan Agustus 2025.
Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menjatuhkan vonis bersalah kepada tiga terdakwa dalam kasus pencurian televisi milik artis sekaligus politisi Surya Utama alias Uya Kuya.
Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menjatuhkan vonis terhadap tiga terdakwa kasus pencurian televisi milik Surya Utama alias Uya Kuya.
Fickar juga berharap, pascaputusan tersebut para teradu diharapkan bisa melakukan introspeksi ke depannya. Jangan sampai para teradu, kata dia, mengulangi kesalahan kembali.
SURYA Utama alias Uya Kuya buka suara setelah dinyatakan tidak melanggar kode etik dan kembali aktif sebagai anggota DPR RI.
Putri sulung Uya Kuya dan Astrid Kuya, Cinta Kuya, membagikan curahan emosinya usai rumah keluarganya di Duren Sawit, Jakarta Timur, dijarah massa pada akhir Agustus 2025.
ASTRID, istri Uya Kuya akhirnya angkat bicara terkait penjarahan rumah mereka. Dalam momen tersebut, Uya Kuya terlihat mendampingi istrinya.
ANGGOTA Komisi E DPRD DKI Jakarta Astrid Kuya menceritakan pengalaman saat rumahnya dijarah oleh massa saat aksi unjuk rasa berujung kerusuhan beberapa waktu lalu.
Apalagi dalam rapat paripurna DPRD Jakarta tersebut hanya dihadiri Wagub Jakarta Rano Karno.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved